Usia Kandungan 9 Bulan Tapi Belum Ada Tanda Melahirkan, Normalkah ?

Setiap ibu hamil tentu menginginkan kondisi kehamilannya dapat berjalan dengan baik tanpa adanya masalah atau gangguan kehamilan yang berarti sejak awal proses hingga akhir mendekati persalinan. Mengingat keinginannya tersebut, ibu hamil tentu perlu melakukan beberapa upaya yang seharusnya menjadi bentuk tanggung jawab ibu hamil sebagai calon orang tua dalam menjaga kondisi kesehatan janin dan ibu sendiri maupun perkembangan janin agar dapat berjalan lancar sesuai usia kehamilannya.

Awal kehamilan dan masa akhir kehamilan mendekati proses persalinan merupakan suatu kondisi yang cukup perlu mendapatkan perhatian khusus bagi ibu hamil. Karena pada awal kehamilan kondisi janin masih sangatlah lemah dan perubahan yang terjadi akan sangat dirasakan oleh ibu hamil yang menjadikan beberapa diantaranya harus mendapatkan perawatan yang ekstra dari tenaga medis karena kondisi yang cukup lemah baik fisik maupun kandungannya hingga berpotensi mengalami keguguran.

Keadaan ibu hamil yang mendekati proses persalinan atau pada bulan bulan akhir kehamilannya tentu juga sangat penting untuk diperhatikan karena ibu perlu mempersiapkan agar kehamilan dan fisiknya siap menghadapi persalinan. Pada suatu kasus tertentu, usia kandungan 9 bulan tapi belum ada tanda melahirkan terkadang dapat terjadi pada ibu hamil. Berikut ini beberapa penjelasannya mengapai kondisi tersebut dapat terjadi dan beberapa cara yang perlu dilakukan agar pada saat hari perkiraan lahirnya, bayi dapat terlahir tepat waktu dan selamat dalam penjelasan dibawah ini.

Penyebab Usia Kandungan 9 Bulan Tapi Belum Ada Tanda Melahirkan

Hal pertama yang perlu dipahami dalam penjelasan lengkap artikel ini adalah mengenai penyebab yang dapat memicu kondisi kandungan tua namun belum juga menunjukan tanda akan mengalami persalinan secara melahirkan normal. Beberapa penyebab terjadinya kondisi tersebut diantaranya seperti :

  1. Kesalahan perhitungan HPL

Kesalahan perhitungan HPL atau hari perkiraan lahir dapat terjadi pada sebagian ibu hamil. Kondisi kesalahan perhitungan HPL tersebut tentu akan menyebabkan ibu hamil tidak kunjung menunjukkan tanda tanda kontraksi karena memang usia kehamilan yang terjadi tidak sebenarnya dengan aktual yang ada.

  1. Tidak adanya kontraksi

Kontraksi merupakan salah satu proses pada akhir masa kehamilan sebagai salah satu jalan untuk melakukan aktivitas persalinan secara normal. Salah satu hal yang menjadikan usia kandungan 9 bulan tapi belum ada tanda melahirkan adalah karena tidak terjadinya kontraksi. Kontraksi ibu hamil 9 bulan menjadi pertanda awal proses persalinan dapat dilakukan.

  1. Primigradiva

Primigradiva merupakan istilah yang menunjukan bahwa seorang wanita yang mengalami proses kehamilan untuk pertama kalinya. Dalam masa kehamilan pertama kali tersebut kemungkinan yang dapat terjadi pada ibu hamil  salah satunya adalah kondisi kelahiran bayi yang telah dan lebih dari 40 minggu. Kondisi kelahiran yang telah pada kehamilan pertama tersebut secara umum hanya terjadi pada beberapa wanita saja.

  1. Obesitas pada ibu hamil

Salah satu bahaya obesitas pada ibu hamil yang sebaiknya dihindari adalah kondisi dimana dapat memicu terjadinya persalinan terlambat dari perkiraan yang ditetapkan. Kondisi obesitas pada ibu hamil tersebut dapat menyebabkan hambatan pada proses persalinan adalah karena ukuran janin yang sangat besar dan adanya tumpukan lemak yang menganggu jalan lahir.

  1. Penyebab lainnya

Selain beberapa penyebab seorang ibu dengan usia kandungan 9 bulan tidak kunjung menunjukan adanya tanda akan melahirkan, ada beberapap penyebab lain yang bertanggung jawab terhadap kondisi tersebut diantaranya seperti adanya kelainan bentuk fisik rahim yang terjadi sejak kecil, adanya riwayat kehamilan sebelumnya yang menjadikan janin terlahir tidak sesuai hari perkiraan lahirnya, serta kondisi bayi yang memang belum siap untuk terlahir.

Cara Mengatasi Bayi Yang Tidak Kunjung Menunjukan Tanda Melahirkkan

Kondisi ibu hamil yang tidak kunjung menunjukan tanda melahiran pada akhir kehamilannya tidak boleh diangap suatu keadaan yang sepele karena bisa jadi bayi yang tidak kunjung terlahir tersebut pada akhir masa kehamilan memiliki resiko buruk bagi kesehatannya. Untuk mencegah dampak yang negatif maka berikut ini beberapa cara membantu mengatasi kehamilan 9 bulan yang tidak kunjung menunjukan tanda melahirkan diantaranya seperti :

  • Memastikan bahwa perhitungan hari perkiraan lahir sudah benar.
  • Mengikuti program senam hamil pada semester akhir kehamilan untuk membantu memperlancar proses persalinan.
  • Mengkonsumsi makanan yang dapat membantu merangsang terjadinya kontraksi pada akhir masa kehamilan sebagai tanda bayi siap dilahirkan.
  • Berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan saran tindakan medis yang benar sesuai dengan kondisi ibu hamil.
  • Atas saran dokter kandungan dapat digunakan induksi untuk merangsang terjadinya tanda akan melahirkan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai keadaan dimana usia kandungan 0 bulan tapi belum ada tanda melahirkan yang muncul sedikitpun. Kondisi kehamilan yang tidak kunjung menunjukan tanda melahirkan pada akhir proses hamil perlu mendapatkan perlakukan dan tindakan medis yang tepat demi menghindari bahaya atau efek buruk yang dapat terjadi.