3 Cara Utama Dalam Melakukan Pencegahan Blighted Ovum Yang Efektif

Blighted ovum merupakan salah satu istilah medis yang menujukan bahwa kondisi kehamilan yang kosong atau artinya tidak ada embrio berkembang di dalam kantung rahim. Blighted ovum yang juga disebut sebagai kehamilan kososng merupakan keadaan yang menjadi salah satu permasalahan dalam proses reproduksi manusia. Pada awalnya, sel telur yang telah dibuahi akan mengalami proses yang normal dimana akan menempel pada dinding rahim namun tidak dapat berkembang menjadi embrio sehingga hanya akan terlihat kantong kehamilan yang kosong.

Selama mengalami kondisi blighted ovum, ibu hamil juga akan merasakan adanya tanda tanda kehamilan yang normal di awal awal usia kehamilannya. Blighted ovum merupakan keadaan yang tentunya tidak diinginkan terjadi oleh setiap wanita karena dapat menyebabkan terhalangnya harapan untuk segera mendapatkan keturunan secara langsung dari proses kehamilan. Kehamilan blighted ovum sama seperti kehamilan abnormal lain seperti hamil anggur harus dapat dicegah melalui beberapa usaha. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan dalam usaha pencegahan blighted ovum tersebut.

Perhatikan penyebab blighted ovum atau kehamilan kosong

Langkah pertama yang perlu dilakuakn untuk dapat mencegah munculnya kondisi kehamialn kosong tersebut adalah memahami terkait apa saja yang dapat menjadi penyebab munculnya kondisi hamil abnormal tersebut. Dengan memahami penyebabnya maka ada upaya untuk menghindar faktor faktor resiko yang menjadikan seorang wanita mengalaminya. Berikut beberapa penyebab hamil kosong atau blighted ovum sebagai salah satu kondisi yang tidak diharapkan terjadi diantaranya seperti :

  1. Keturunan, penyebab kondisi bligted ovum memang belum secara pasti dapat diketahui namun faktor resiko yang paling utama munculnya kehamilan abnormal tersebut adalah karena riwayat kehamilan yang sama dan keturunan.
  2. Kondisi permasalahan pada gen, keadaan lainnya yang juga dapat diduga sebagai salah satu kondisi yang menjadi penyebab munculnya kehamilan kosong pada ibu adalah karena adanya permasalahan pada gen dari ibu hamil.
  3. Sperma yang tidak berkualitas, kualitas sprema yang baik bukan hanya dapat menjadikan proses kehamilan berlangsung dengan lancar namun juga dapat menghindari berbagai macam kondisi abnormal kehamilan yang salah satunya adalah bligted ovum.
  4. Sel telur yang tidak berkualitas, selain sperma yang kurang berkualitas, kondisi sel telur yang dihasilkan oleh wanita dengan tidak sempurna dan bermasalah juga dapat menjadi salah satu penyebab blighted ovum yang perlu diperhatikan. Kualitas sel sperma dan sel telur yang buruk memang merupakan penyebab hamil bo berulang.

Menjaga kualitas sperma

Pencegahan blighted ovum tidak hanya dilakukan oleh seorang wanita yang mengalami kehamilan saja namun juga didukung oleh suaminya sendiri. Menjaga kondisi kualitas dari sperma merupakan langkah yang tepat untuk menghadirkan resiko kehamilan sehat yang tinggi tanpa adanya keadaan abnormal seperti kehamilan kosong. Ada beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas dari sperma yang dihasilkan oleh seorang pria diantaranya seperti :

  1. Menjaga asupan nutrisi, langkah pertama yang dapat dilakukan untuk menjaga kualitas sperma adalah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan memiliki kandungan nutrisi maupun gizi melimpah terutama vitamin C. Asupan nutrisi yang cukup menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas sel telur dan sprema.
  2. Olahraga secara teratur, selain memperhatikan setiap makanan yang dikonsumsinya, pria juga perlu menjalani olahraga secara teratur dalam pola hidup sehatnya guna menjaga kualitas dan kesehatan alat reproduksi yang dimiliki.
  3. Menjauhi kebiasaan buruk, beberapa kebiasaan buruk seperti menaruh benda elektronik seperti telepon genggam di dekat organ reproduksi pria, mengenakan celana ketat, merokok, mengkonsumsi minuman berarkolhol, seks bebesa, hingga terlalu banyak makan makanan tidak sehat perlu dilakukan agar kualitas sperma selalu baik.
  4. Menurunkan berat badan, salah satu kondisi lainnya yang dapat menurunkan kualitas dari sperma pada pria adalah obesitas atau berat badan berlebih. Kondisi tersebut menjadikan aktivitas penurunan berat badan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sperma.

Meningkatkan kualitas sel telur

Seperti dalam penjelasan penyebab blighted ovum diatas, sel telur yang kurang berkualitas menjadi salah satu pemicu terjadinya kehamilan kosong. Untuk dapat meningkatkan kualitas dari sel telur yang dihasilkan oleh alat reproduksi wanita tersebut maka ada beberapa usaha yang dapat dilakukan diantaranya seperti :

  1. Hindari kebiasaan buruk dan stres berlebihan, langkah pertama dalam meningkatkan kualitas sel telur yang menjadi bagian dari pencegahan blighted ovum adalah dengan menghidnari kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol,konsumsi makanan berlemak dan pedas, serta terlalu sering menglami kondisi stres berlebihan.
  2. Menjalani gaya hidup sehat, seorang wanita harus menjalani kehidupan dengan pola yang sehat terutama dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga untuk secara konsisten membantu menjaga kesehatan sistem reproduksi secara tidak langsung dan menjadikan sel telur yang dihasilkan berkualitas.
  3. Langkah langkah lainnya, yang juga dapat membantu menjadikan sel telur lebih berkualitas adalah dengan menjaga aliran darah selalu lancar, menambahkan supleman makanan tertentu, serta menjaga berat badan agar tidak obesitas.

Itulah beberapa upaya pencegahan blighted ovum yang paling umum dan dapat dilakukan dengan sendirinya oleh setiap wanita didukung pasangannya. Tindakan medis yang membantu proses pembuahan dan peyotiran sel sperma serta sel telur juga dapat dilakukan seperti inseminasi buatan maupun bayi tabung bagi mereka yang memiliki riwayat dan faktor resiko tinggi mengalami blighted ovum.