14 Cara Mengatasi Anak Ngompol Paling Tepat

Apakah anak Anda masih mengompol? Ya, mengompol memang sebuah kejadian yang sangat memalukan, tapi ini juga sangat umum. Anak yang masih berusia antara 2 sampai 4 tahun biasanya mendapatkan latihan dari orang tua untuk mengurangi kebiasaan mengompol. Namun ketika anak berusia 5 sampai 6 tahun atau lebih masih mengompol, maka kebiasaan ini bisa menjadi hal yang perlu diperhatikan. Kondisi ini bahkan bisa bertahan hingga anak-anak menjadi dewasa sehingga akan menjadi kejadian yang sangat memalukan.

Informasi pola perkembangan bayi:

Untuk mencegah anak terus mengompol maka orang tua harus melakukan beberapa usaha. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi anak mengompol agar bisa berhenti dengan cepat.

  1. Jangan menyalahkan anak ketika mengompol

Jika anak Anda sudah sangat sering mengompol, maka Anda jangan memarahi anak. Kondisi ini bisa terjadi akibat anak menerima tekanan yang besar dari orang tua. Anda bisa mencoba untuk bersikap baik dengan anak kemudian ajak bicara anak dengan baik. Anda harus membuat anak mengerti bahwa mengompol itu kejadian yang memalukan. Dari pembicaraan seperti ini maka anak akan berusaha untuk tidak mengompol. Kesadaran anak untuk tidak mengompol lagi sangat penting dibandingkan Anda terus memarahi anak ketika mereka mengompol. (baca: cara menghilangkan trauma pada anak)

  1. Mengajak anak buang air kecil sebelum tidur

Mengajak anak untuk melakukan kebiasaan baik sebelum tidur sangat penting untuk menghentikan kebiasaan mengompol. Salah satunya adalah selalu membiasakan anak untuk buang air kecil sebelum tidur. Kebiasaan mengosongkan kandung kemih ketika akan tidur bisa mengurangi kebiasaan mengompol dengan cepat. Hal ini juga penting untuk mengajarkan anak agar tidak terbiasa menahan kencing terlalu lama yang bisa menyebabkan sakit pada kandung kemih. Anda bisa mencoba untuk menemani anak ketika pergi ke kamar mandi atau memastikan bahwa anak sudah buang air kecil sebelum tidur. (Baca: cara mendidik anak usia 1 tahun – cara mendidik anak usia 3 tahun)

  1. Berikan hadiah ketika anak berhasil tidak mengompol

Anda juga bisa mencoba untuk memberikan hadiah atau pujian ketika anak berhasil tidak mengompol. Anda bisa memasang sebuah kalender khusus untuk anak. Ketika anak tidak mengompol maka pasang tanda atau stiker yang menunjukkan keceriaan. Lalu jika anak mengompol maka pasang stiker kecewa. Cara ini akan membuat anak termotivasi untuk berhenti mengompol dan mendapatkan semua stiker yang menyenangkan. Anda juga bisa menjanjikan untuk memberikan hadiah besar ketika anak benar-benar berhenti mengompol dalam satu atau dua minggu. baca: cara mendidik anak agar percaya diri)

  1. Perhatikan jika anak mengalami sembelit

Salah satu penyebab kebiasaan mengompol pada anak adalah sembelit. Sembelit pada anak akan menyebabkan kandung kemih tidak bisa benar-benar kosong. Ketika bagian usus besar terkena tekanan dari kotoran maka kandung kemih menjadi tidak stabil. Kemudian pada siang atau malam hari maka anak-anak akan lebih sering buang air kecil. Karena itu Anda bisa memberikan obat sembelit pada anak jika anak mengalami sembelit. Biasakan untuk memberikan makanan yang terdiri dari buah dan sayuran yang mengandung banyak serat.

Baca: obat sembelit anak – bayi tidak BAB seminggu – penyebab bayi susah BAB – penyebab bayi BAB keras dan berdarah

  1. Bangunkan anak pada malam hari

Ketika anak sudah terbiasa mengompol maka Anda bisa menandai, jam berapa anak akan mengompol. Pola ini seperti menjadi kebiasaan untuk anak. Jika sudah seperti ini maka Anda bisa mencoba untuk membangunkan anak untuk pergi ke kamar mandi di tengah waktu tidurnya. Ini hal yang sangat aman untuk anak, meskipun awalnya mungkin Anda tidak tega membangunkan anak. Jika sudah menjadi kebiasaan maka anak bisa terbangun pada jam yang sama untuk pergi ke kamar mandi. Dan Anda tidak perlu lagi membangunkan anak.

Baca: penyebab anak susah tidur – cara mengatasi anak susah tidur 

  1. Berikan pengertian pada anak

Selama ini jika ada anak yang mengompol maka orang tua selalu menganggap bahwa ini kesalahan anak. Tentu ini tidak benar karena mungkin saja orang tua yang sebenarnya bersalah. Karena itu orang tua harus mencoba untuk memberikan pengertian kepada anak. Beritahu anak dengan mengatakan jika kebiasaan mengompol itu tidak baik atau itu bisa menjadi penyakit untuk anak. Dengan cara ini maka anak bisa menerima penjelasan yang baik. Atau Anda bisa memberikan pengertian dengan membacakan buku anak tentang cara berhenti mengompol. Ini menjadi cara mengatasi anak mengompol pada anak yang sangat menarik.

  1. Jangan selalu menekan anak

Jika Anda selalu menekan anak karena anak masih mengompol maka ini akan menyakiti anak. Mereka menjadi anak yang tertekan dan juga stres. Kebiasaan ini bisa menyebabkan anak merasa sangat takut sehingga mereka tidak tahu apa yang salah dengan diri mereka sendiri. Bahkan beberapa anak yang sudah sangat takut mereka akan selalu menyembunyikan pakaian saat sudah bangun tidur. Ini kondisi yang bisa membuat anak tidak menyadari jika mereka salah. Karena itu orang tua harus memberikan pengertian yang sangat lembut pada anak. Ajari anak dengan cara yang sangat halus dengan tidak membentak atau menunjukkan sikap marah pada anak.

  1. Jangan terlalu kasar pada anak

Banyak orang tua yang sangat emosi karena mengetahui anak mereka mengompol. Selain itu biasanya ibu juga merasa sangat lelah karena ada banyak pekerjaan seperti mencuci seprai dan menggantinya lagi. Ini menyebabkan ibu secara tidak sadar marah kepada anak. Dan ini adalah tindakan yang tidak benar, karena anak bisa mengalami trauma. Untuk mencegah hal ini maka lebih baik jika ibu berbicara dengan anak secara baik-baik. Katakan bahwa Anda terlalu lelah jika anak terus mengompol dan tidak berusaha untuk berhenti mengompol. baca: dampak membentak anak)

  1. Ijinkan anak berbicara pada Anda ketika mengompol

Seringkali anak yang mengompol diketahui oleh orang tua, ketika orang tua memeriksa kamar tidur anak pada pagi hari. Bahkan anak segan untuk berbicara dengan orang tua karena merasa sangat takut. Untuk mencegah hal ini maka Anda bisa mencoba untuk mengijinkan anak berbicara bahwa mereka tadi malam sudah mengompol. Lalu minta anak dengan baik untuk berjanji akan mengurangi kebiasaan ini. cara ini akan membuat anak bisa lebih tenang karena bisa bersikap jujur dengan orang tua.

  1. Atur letak kamar mandi dekat dengan kamar tidur anak

Salah satu penyebab kebiasaan mengompol pada anak-anak adalah bahwa mereka merasa takut untuk pergi ke kamar mandi. Hal ini biasanya terjadi pada anak yang memiliki letak kamar mandi jauh dari kamar tidur anak. Sehingga mereka merasa lebih nyaman untuk mengompol dibandingkan harus pergi ke kamar mandi. Untuk itu Anda bisa mencoba untuk membuat kamar mandi tambahan khusus untuk anak atau mengatur tata letak ulang kamar. Atau jika anak ingin pergi ke kamar mandi maka biarkan anak membangunkan Anda.  Sehingga Anda bisa menemani anak untuk pergi ke kamar mandi.

  1. Biasakan anak untuk tidur lebih cepat

Jangan pernah membiasakan anak terlambat tidur karena ini bisa membuat anak lebih sering mengompol. Anda bisa mencoba untuk mengatur waktu tidur anak agar lebih cepat. Cara ini sangat efektif untuk membuat anak lebih cepat tidur dan cepat bangun ketika mereka ingin buang air kecil. Biasanya anak juga mengompol menjelang pagi hari atau waktu bangun tidur. Namun karena mereka masih mengantuk maka mereka merasa bisa mengompol saja. Dan ini kebiasaan yang harus dihentikan sejak awal untuk mencegah anak terus mengompol.

  1. Buat anak Anda sadar dengan kebiasaan buruk itu

Anda juga bisa mencoba merubah pola pikir anak tentang mengompol. Beberapa anak menjadikan ini cerita sehingga mereka merasa bangga dengan mengompol. Namun Anda harus mencoba untuk tidak membiasakan hal ini. Anda harus memberikan pengertian kepada anak bahwa kebiasaan ini memalukan. Jadi anak akan sadar bahwa mereka harus berhenti mengompol. Kemudian berikan hadiah atau pujian ketika anak berhasil untuk tidak mengompol.  Ini juga termasuk salah satu metode cara mendidik anak agar cerdas

  1. Ajak anak untuk membersihkan bekas mereka

Jika Anda ingin mengajarkan bahwa mengompol bisa menjadi hal yang melelahkan, maka Anda bisa mengajak anak untuk bekerja bersama. Ajak anak untuk mencuci seprai tempat tidur dan semua kain kotor bekas ompol mereka. Cara ini akan membuat anak bisa merasakan bahwa ibu mereka memiliki banyak pekerjaan karena kebiasaan buruk itu. Kemudian jika anak sudah sadar maka mereka akan berusaha untuk tidak mengompol lagi. Ini metode yang sangat efektif sebagai cara mengatasi anak ngompol. (baca: cara mendidik anak usia dini)

  1. Ketahui penyebab medis dan psikologis

Anda juga harus mencoba untuk mengetahui adakah penyakit tertentu yang bisa menyebabkan anak sulit untuk berhenti mengompol. Kondisi ini juga bisa terjadi pada anak yang mendapatkan tekanan di sekolah atau pergaulan. Tekanan yang berat bisa menyebabkan anak bermimpi buruk sehingga mereka takut dan mengompol. Kemudian beberapa penyakit medis yang berhubungan dengan kandung kemih juga bisa menyebabkan anak terus mengompol. Jadi perhatikan jika ada masalah ini maka harus segera diatasi.

Kebiasaan mengompol pada anak memang harus dihilangkan. Anda bisa mencoba cara mengatasi anak ngompol berdasarkan penyebab atau menimbulkan efek jera pada anak secara lembut. Gunakan beberapa kebiasaan yang bisa dimengerti dan dipahami oleh anak atau dengan cara agar anak tidak ngompol.