5 Cara Mengatasi Anak Yang Gampang Menangis Dengan Tepat

Menangis merupakan salah satu rutinitas yang dapat didengar dari anak anak. Menangis menjadi sikap atau perilaku anak untuk menunjukan ketidaksukaan dengan kondisi yang sedang dihadapinya sebagai bagian dari bentuk komunikasi anak kepada orang tua. Meskipun terkadang menjadi kondisi yang tidak banyak diharapkan terjadi pada anak oleh setiap orang tua, menangis memang akan sangat dengan mudah menjadi perilaku dari anak yang harus disadari dan dihadapai dengan penuh kesabaran mengingat anak memang masih belum memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi, keinginan dan prilakunya secara utuk.

Tangisan yang dikeluarkan oleh anak meskipun sering dianggap menganggu merupakan bentuk dari proses perkembangan yang akan dihadapi bahkan termasuk dalam perkembangan bayi sejak terlahir. Anak yang menangis tentu memiliki sebab tertentu yang perlu diketahui oleh setiap orang tua bukan hanya terus memarahi anak karena perilaku yang dianggap sebagai kondisi rewel tersebut. Anak yang tiba tiba menangis biasa jadi menandakan adanya gangguan tumbuh kembang anak atau gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan orang tua. Berikut beberapa uraian mengenai cara mengatasi anak yang gampang menangis dalam penjelasan di bawah ini.

1. Memahami penyebab anak gampang menangis

Cengeng merupakan sebutan bagi anak yang gampang menangis. Menangis merupakan bentuk ekspresi anak yang normal asalkan sesuai dengan penyebabnya. Cara pertama yang perlu dilakukan untuk dapat mengatasi anak yang gampang menangis. Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab anak cenggeng atau gampang menangis diantaranya sebagai berikut ini.

  • Emosi anak yang tidak stabil, penyebab pertama yang menjadikan anak gampang menangis adalah karena emosi yang tidak stabil diawali dari kondisi ibu yang juga tidak memiliki emosi bahkan karena adanya perubahan emosi ibu hamil.
  • Sedang ingin mencari perhatian, keadaan lain yang juga dapat menjadi penyebab anak menjadi gampang menangis adalah karena perhatian yang kurang. Kondisi tersebut menjadikan anak menangis untuk mendapatkan perhatian dari orang tua maupun orang disekelilingnya.
  • Kondisi anak yang sensitif, beberapa anak mungkin terlahir dengan sikap yang terlalu sensitif seperti orang tuanya. Kondisi anak terlalu sensitif tersebut dapat menyebabkan anak gampang menangis ketika mengalami hal permasalahan yang sangat ringan sekalipun.
  • Anak yang terlalu dimanja, penyebab anak menangis terus menerus dan sering lainnya adalah karena sikap orang tua dalam mendidik yang terlalu memanjakan anak sehingga setiap menghadapi hal yang membuat anak merasa tidak nyaman menjadi anak akan mengekspresikan dengan tangisan.

2. Membantu mengembangkan kecerdasan emosional anak

Cara lainnya yang juga harus dilakukan orang tua dalam mengatasi anak untuk tidak bersikap cengeng atau gampang menangis adalah dengan membantu meningkatkan perkembangan kecerdasan emosional yang dimiliki oleh anak. Dengan kecerdasan emosional yang baik maka anak tentu dapat mengontrol dirinya sendiri agar tidak mudah untuk menangis sebagai bentuk ekspresi ketidaksukaan akan suatu kondisi. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan anak untuk mengenali dan mengelola perasaannya sendiri dengan memperhatikan perasaan orang lain.

3. Bersikap sabar dan atasi penyebab anak menangis

Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam cara mengatasi anak yang gampang menangis adalah dengan bersikap sabar dan mencoba memahami penyebab mana yang memicu tangisan pada anak. Orang tua sebaiknya memang bersikap sabar terhadap perilaku anak dan memperhatikan setiap hal yang menjadi penyebabnya. Sikap sabar tersebut akan membantu anak agar tidak terlalu sering menangis dan orang tua juga sebaiknya memberikan perhatian pada anak ketika ia menangis dan segera menenangkannya agar tidak berlarut.

4. Tingkatkan sosialisasi anak

Anak yang sering menangis harus dihadapi secara dewasa oleh orang tua dan sebaiknya tidak memberikan perlakuan berlebihan pada anak seperti memukulnya karena malah akan memicu trauma yang menyebabkan anak menjadi sulit mengendalikan emosinya. Salah satu cara mengatasi anak rewel dan cengeng yang dapat membantu anak mengatasi masalah emosinya adalah dengan meningkatkan sosialisasi anak dengan orang lain termasuk teman sebayanya.

5. Ajari anak untuk meluapkan emosinya dengan tepat

Kondisi anak yang sensitif dan mudah meluapkan emosi perlu dikendalikan dengan mengajarinya cara yang tepat dalam mengeluarkan emosi yang dimilikinya bukan hanya dengan menangis. Anak dapat memberikan kebiasaan lain sebagai alternatif dalam meluapkan emosi yang tidak berkaitan dengan ekspresi negatif diantaranya seperti mengajak anak untuk mengambar maupun mewarnai dan mengikuti aktivitas kesenian, melakukan aktivitas yang disukainya bersama sama, hingga mengajak anak berolahraga atau melihat hal hal yang baru.

Itulah beberapa kondisi yang perlu diperhatikan oleh setiap orang tua dalam cara mengatasi anak yang gampang menangis. Sikap dan perilaku orang tua maupun reaksinya terhadap tangisan anak akan menentukan bagaimana kondisi selanjutnya apakah anak dapat dengan mudah diajari agar tidak mudah menangis atau malah sebaiknya ketika orang tua tidak sabar, terbawa emosi dan terlalu mengeluarkan reaksi berlebihan terhadap anak. Perlu disadari bahwa anak memang bukan orang dewasa yang sudah dengan mudah memahami setiap perkataan maupun mengendalikan emosinya sendiri.