7 Penyakit Kulit Bayi Baru Lahir Yang Perlu Diperhatikan

Setelah menjalani masa kehamilan yang berlangsung selama kurang lebih 40 minggu, setiap ibu hamil tentu menginginkan agar bayi yang terlahir melalui proses persalinan melahirkan normal maupun dengan jalan persalinan caesar dapat memilki kondisi yang sehat dan normal serta sempurna tanpa ada kekurangan sekecil apapun. Bayi yang terlahir dengan sehat dan tanpa kekurangan sedikitpun menjadi harapan yang sangat diinginkan oleh ibu hamil sebagai konsekuensi positif dari proses kehamilan yang melelahkan dan sangat membutuhkan pengorbanan besar.

Untuk mendapatkan kondisi bayi yang lahir dalam keadaan sempurna dan sehat serta normal baik secara fisik maupun psikis maka ada beberapa usaha yang harus diperhatikan oleh ibu hamil. Usaha usaha tersebut harus dilakukan sejak proses awal kehamilan hingga mendekati proses persalinan sebagai akhir dari proses hamil. Usaha yang dilakukan oleh ibu hamil tersebut dapat menjadikan bayi terhindar dari berbagai bentuk kelainan dan penyakit ketika baru lahir salah satunya pada bagian kulit bayi. Berikut beberapa penyakit kulit bayi baru yang dapat menjadi hal yang patut dipahami oleh ibu sebagai orang tua dalam penjelasan di bawah ini.

1. Jerawat pada bayi

Selama ini mungkin kita lebih memahami bahwa kondisi jerawat hanya dapat terjadi pada orang dewasa. Dalam kenyataannya, jerawat dapat menjadi salah satu masalah kulit yang dapat terjadi pada bayi baru lahir. Permasalahan tersebut dapat disebabkan oleh karena adanya kondisi hormonal yang lebih banyak dialami oleh bayi laki laki serta biasanya dikenali dengan munculnya bintik merah pada kulit bayi. Masalah jerawat pada bayi tentu berbeda dengan jerawat pada orang dewasa dan biasanya dapat hilang dengan sendirinya seiring dengan peningkatan usia bayi.

2. Ruam popok

Permasalahan lain yang juga dapat menjadi salah satu jenis kelainan atau penyakit kulit pada bayi baru lahir adalah ruam popok. Masalah pada kulit bayi yang sensitif teruama pada pantat dan paha tersebut disebabkan oleh karena penggunaan popok bayi yang memicu reaksi sensitif dan alergi akibat bahan yang digunakan pada popok tersebut. Untuk dapat mencegah agar tidak terjadi ruam popok adalah dengan mengunakan jenis popok yang tepat, sering mengganti popok bayi, serta menjaga kebersihan dan mengurangi kelembapan pada bagian sensitif bayi.

3. Kerak pada kepala bayi

Masalah atau penyakit kulit pada bayi baru lahir lainnya adalah munclnya semacam kerak yang terjadi pada bagian kulit kepala bayi. Kerak pada kepala bayi tersebut dapat disebabkan oleh karena produksi sebum atau minyak berlebih pada bagian kulit kepala yang dipengaruhi oleh hormon. Bercak putih pada bagian kepala bayi tersebut juga dapat dipicu oleh karena adanya asi yang mengenai bagian kulit kepala bayi tersebut. Lakukan cara membersihikan kulit kepala bayi baru lahir secara rutin untuk membantu menghilangkan kerak pada kepala bayi tersebut.

4. Bercak putih pada wajah bayi

Selain jerawat yang dapat hilang dengan sendirinya pada wajah bayi, masalah kulit lain yang juga dapat terjadi pada bayi yang baru lahir adalah munculnya bercak putih. Bercak putih yang disebut dengan vernix caseosa tersebut lebih banyak terjadi pada bayi yang lahir secara prematur. Adanya bercak putih substansi lemak seperti keju tersebut dapat hilang dengan sendirinya setelah bayi dimandikan.

5. Eksim pada kulit bayi

Penyakit kulit bayi baru lahir yang paling sering muncul adalah eksim dengan gejala kulit kering, merah, dan memicu rasa gatal pada bayi. Eksim kerap kali muncul pada beberapa bagian tubuh bayi seperti wajah, siku, dada, atau lengan bayi. Masalah eksim pada kulit bayi ini banyak disebabkan oleh karena reaksi alergi yang terjadi terhadap produk perawatan bayi seperti lotion, sabun, shampo, hingga deterjen untuk pencuci pakaian bayi.

6. Biang keringat

Masalah kulit bayi yang baru lahir lainnya dan paling sering terjadi di hampir semua bayi adalah kondisi biang keringat. Biang keringat yang terjadi pada bayi dapat menyebabkan bagian kulitnya menjadi muncul bintik bintik yang gatal. Biang keringat pada bayi tersebut dapat disebabkan oleh karena produksi keringat yang tinggi dan biasanya terjadi pada beberapa bagian seperti lipatan kulit dibagian punggung, leher, paha, dan bagian ketiak bayi.

7. Masalah kulit lainnya

Selain 6 penyakit kulit bayi yang baru lahir paling umum diatas, ada beberapa masalah kulit lain yang juga dapat terjadi pada bayi. Beberapa masalah kulit lain tersebut diantaranya seperti biduran atau kondisi dimana kulit benjol merah melebar yang terjadi pada bagian kulit tertentu akibat reaksi alergi, cradle cap atau ruam merah pada kepala bayi yang lama lama menjadi kerak akibat infeksi bakteri, serta milia atau bintik bintik kecil pada wajah bayi yang akan hilang dengan sendirinya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyakit kulit bayi baru lahir yang sebaiknya diperhatikan dengan baik oleh setiap orang tua. Kondisi permasalahan pada bagian kulit tersebut lebih banyak disebabkan oleh karena alergi dan kondisi kulit bayi baru lahir yang masih sangat sensitif.