4 Bahaya Sate Kambing Bagi Ibu Hamil (#1 Paling Mengerikan)

Sate kambing merupakan salah satu makanan khas yang ada di Indonesia. Sehingga tidak heran apabila makanan yang satu ini banyak digemari oleh masyarakat, termasuk oleh Ibu hamil sekalipun. Lantas pertanyaannya adalah “Amankah sate kambing apabila dikonsumsi oleh Ibu hamil?” “Amankah untuk kesehatan janin?”. Jawabannya di sini bisa “iya” atau “tidak”. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi sate kambing bagi Ibu hamil memang memiliki beberapa bahaya, namun juga beberapa manfaat karena daging kambing sebenarnya juga memiliki kandungan baik bagi Ibu hamil, antara lain:

  • Sumber protein. Sebagaimana diketahui bahwa Ibu hamil memang membutuhkan asupan protein yang banyak untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan janin sebagaimana manfaat kacang hijau bagi ibu hamil.
  • Kaya akan zat besi. Kandungan yang satu ini dapat meningkatkan hemoglobin dalam darah. Sehingga sangat baik dalam pembentukan sel darah merah. Di samping itu, zat besi juga merupakan kandungan yang mudah diserap oleh tubuh seperti juga manfaat bayam bagi ibu hamil.
  • Tingginya kandungan zinc. Kandungan yang satu ini dapat membantu pengembangan sistem imunitas tubuh pada janin sekaligus memastikan pertumbuhan janin secara sehat dan keseluruhan.
  • Kaya akan vitamin B12. Kandungan yang satu ini dapat membantu Ibu hamil dalam membentu sistem syaraf yang sehat, pembentukan sel darah merah, dan mengatasi masalah anemia pada ibu hamil.
  • Mengandung tembaga. Kandungan yang satu ini dapat membantu pertumbuhan bayi secara maksimal.

Itulah beberapa manfaat yang setidaknya dimiliki oleh daging kambing bagi Ibu hamil apabila dikonsumsi sewajarnya dan tidak berlebihan. Namun yang akan dibahas pada artikel ini bukan hanya daging kambing secara keseluruhan, tetapi topik pembahasan akan lebih dikerucutkan atau difokuskan pada sate kambing.

Sate kambing memang juga merupakan bagian dari daging kambing. Tetapi yang menjadi masalah di sini biasanya adalah cara memasak sate kambing. Berbeda dengan makan steak bagi ibu hamil, pembakaran sate yang biasanya memakai bahan pembakar berupa arang bisa jadi msalah bagi . Bahan arang inilah yang kemudian dapat mengkontaminasi daging kambing ketika dijadikan sate kambing.

Sebagaimana Anda tahu bahwa arang merupakan salah satu bahan yang sangat kurang terjaga kebersihannya. Sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah yang serius. Selain itu, arang memang juga mengandung berbagai zat yang kurang baik bagi kesehatan. Salah satunya ialah zat karbon aktif yang biasanya digunakan dalam penyaringan klorin pada kolam renang.

Oleh karena itu, sate kambing dikatakan tidak baik atau bahkan berbahaya apabila dikonsumsi oleh Ibu hamil. Selain itu, daging kambing maupun sate kambing beberapa hari terakhir belakangan, tepatnya pada tahun 2014 dan 2015, terungkit fakta bahwa daging kambing maupun sate kambing memang terlalu beresiko apabila dikonsumsi oleh Ibu hamil seperti juga ibu hamil makan daging panggang, bahaya bakso bagi ibu hamil dan bahaya fast food bagi ibu hamil.

Fakta-fakta tersebut bahkan sudah dikaji oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang mengatakan bahwa daging kambing memang terlalu beresiko apabila dikonsumsi oleh Ibu hamil, terutama ketika usia kandungan berada di trimester pertama. Adapun bahaya sate kambing bagi ibu hamil tersebut, antara lain:

1. Toksoplasmosis

Bahaya pertama daging kambing bagi Ibu hamil ialah menyebabkan toksoplasmosis. Hal ini dikarenakan kambing merupakan salah satu hewan yang rentan menjadi inang bagi bakteri toksoplasma. Yang mana, toksoplasmosis merupakan gangguan atau penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri toksoplasma.

Kebalikan dari manfaat daun katuk bagi ibu hamil, Toksoplasmosis menghadirkan gangguan serius pada Ibu hamil dengan berbagai masalah, seperti kelahiran bayi premature, keguguran, bayi terlahir cacat, dan bayi terlahir dengan penyakit pada jaringan hatinya atau kelainan jantung pada bayi baru lahir. Sedemikian sehingga mengkonsumsi daging kambing, termasuk sate kambing, berarti semakin meningkatkan resiko terkena penyakit ini.

Selain itu, resiko akan menjadi semakin tinggi apabila daging kambing yang dimakan diolah kurang matang, seperti sate. Anda tahu bahwa terkadang ada sate yang pembakarannya tidak terlalu matang. Apalagi pembakarannya pun tergolong kurang higenis karena menggunakan arang. Sehingga memungkinkan untuk terhinggap bakteri lain yang berada di arang ataupun kandungan arang sendiri yang tidak akan hilang walau terbakar api. Oleh karena itu, sate kambing sebaiknya tidak terlalu dikonsumsi oleh Ibu hamil. Hindarilah sebisa mungkin selama masa kehamilan.

2. Darah Tinggi

Bahaya kedua daging kambing bagi Ibu hamil ialah dapat menyebabkan darah tinggi. Meskipun tidak secara langsung menjadi penyebab utamanya, tetapi bahan lain ataupun bumbu lain yang menjadi pendukung masakan daging kambing inilah yang semakin meningkatkan resiko terjadinya darah tinggi. Adapun salah satu contoh olahannya ialah sate kambing.

Campuran kecap dan garam yang juga dipadukan dalam sate kambing dapat memicu tekanan darah tinggi selama masa kehamilan. Selain itu, tekanan darah tinggi pada ibu hamil juga dapat menjadikan transportasi nutrisi makanan dari Ibu ke janin terhambat sehingga meningkatkan penyebab bayi lahir prematur.

| Baca juga : Cara mencegah hipertensi pada ibu hamil

3. Masalah Pencernaan

Bahaya ketiga daging kambing bagi Ibu hamil ialah dapat menyebabkan masalah atau gangguan pencernaan. Hal ini dikarenakan daging kambing mengandung lemak tak jenuh yang dapat membuat penyerapan nutrisi di usus halus berjalan lambat sehingga cenderung tidak lancar.

Masalah lanjutan dari ketidaklancaran penyerapan ini lantas akan mengakibatkan ibu hamil susah BAB sehingga dapat menimbulkan masalah baru, yaitu sembelit. Padahal sebagaimana Anda tahu bahwa Ibu hamil disarankan untuk terhindar dari sembelit agar terhindar dari resiko peningkatan kontraksi rahim dan wasir.

4. Kolesterol

Bahaya keempat daging kambing bagi Ibu hamil ialah dapat menyebabkan kolesterol. Sebagaimana Anda tahu bahwa kolesterol merupakan salah satu zat berbahaya bagi tubuh. Meskipun apabila jumlahnya tidak terlalu banyak, dalam artian “low kolesterol”, memang dapat bermanfaat bagi perkembangan janin dan kesehatan bumil. Karena perannya yang penting dalam memproduksi hormon-hormon yang bermanfaat saat kehamilan.

Namun apabila terlalu berlebihan, dalam artian “high kolesterol”, maka akan membahayakan kesehatan jantung. Yang mana, jantung akan terpacu lebih keras dan kencang sehingga membuat Ibu hamil merasa berdebar-debar dan memacu darah tinggi pada ibu hamil.

Demikian beberapa masalah kehamilan yang dapat muncul disebabkan oleh daging kambing pada Ibu hamil. Apalagi sate kambing yang cara memasaknya terbilang kurang higenis karena menggunakan air yang tidak terjaga kebersihannya serta kandungan zat-zat kurang baik yang memang dimiliki oleh arang sendiri. Sedemikian sehingga berhati-hatilah dalam mengkonsumsi daging kambing ataupun sate kambing ketika sedang hamil karena sudah dijelaskan tadi hasil studi menyebutkan sate sebagai salah satu makanan berbahaya.