Setelah Operasi Caesar Kapan Boleh Berhubungan Intim Dan Tipsnya ?

Ketika ibu akan melahirkan maka ada dua pilihan persalinan yang bisa dipertimbangkan. Pertama adalah persalinan normal dan kedua adalah persalinan caesar. Ketika kondisi ibu dan bayi tidak memungkinan untuk persalinan normal maka persalinan caesar akan lebih aman. Hal ini sangat penting bahwa adanya resiko operasi caesar dianggap lebih aman daripada persalinan normal yang dipaksakan.

Kemudian setelah persalinan caesar maka ibu harus menjalani proses pemulihan yang biasanya lebih lama. Luka jahitan pada area perut bawah sering menyebabkan efek jangka panjang, termasuk ketika akan berhubungan intim dengan pasangan. Lalu yang membingungkan adalah setelah operasi caesar kapan boleh berhubungan intim dan tipsnya? Ikuti saja informasi berikut ini.

Kapan ?

Setelah ibu menjalani proses operasi caesar maka sebenarnya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa berhubungan intim dengan pasangan. Hal ini karena ibu membutuhkan waktu paling tidak selama 40 hari untuk melewati masa nifas. Jika ibu melakukan cara melancarkan darah nifas, jika ibu mengalami nifas yang lancar maka rahim akan sehat seperti sebelum melahirkan. Kemudian ibu membutuhkan waktu untuk melewati masa postpartum dimana serviks dan rahim harus menutup sempurna dan tidak ada pendarahan.

Kemudian pertimbangan kedua adalah bahwa luka jahitan caesar sudah menutup sempurna, tidak rasa nyeri, tidak ada infeksi dan tidak ada pendarahan. Jangan sampai ada masalah penyebab luka jahitan terbuka sehingga memicu komplikasi. Hal ini karena dalam persalinan caesar melibatkan luka pada dinding perut bawah sampai dinding rahim. Kemudian jahitan akan dilakukan untuk menutup luka. Karena itu setelah menjalani operasi caesar maka ibu membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk bisa berhubungan seksual.

Tips Berhubungan Intim Setelah Caesar

  1. Pilih posisi yang nyaman

Untuk pasangan sebaiknya saling memahami karena proses pemulihan luka jahitan caesar terkadang membutuhkan waktu yang lebih lama. Sebaiknya saat berhubungan seksual maka menghindari beban berat pada area perut. Hal ini sangat penting agar luka tidak terbuka dan ibu tidak merasa nyeri pada perut bawah. Dan kenali adanya tanda jahitan caesar terbuka jika jarak caesar belum terlalu lama.

  1. Masalah hormon

Setelah melahirkan maka biasanya tubuh ibu menjadi lebih lelah. Ada tugas menyusui yang terkadang menyebabkan ibu tidak berminat untuk berhubungan seksual. Sementara penyebab lain adalah masalah hormon yang belum seimbang sehingga menyebabkan vagina kering dan rasa sakit yang buruk saat berhubungan seksual. Untuk itu sebaiknya hanya melakukan hubungan seksual ketika ada tanda tanda ovulasi dimana vagina lebih lembut dan tidak kering.

  1. Olahraga ringan

Untuk mendapatkan lagi gairah berhubungan intim setelah melakukan persalinan caesar maka ibu bisa mencoba melakukan olahraga ringan. Beberapa jenis olahraga membuat organ kewanitaan ibu menjadi lebih sehat dan sistem reproduksi lebih sehat. Ibu bisa mencoba untuk berjalan kaki, melakukan senam kegel, senam aerobik dan berenang.

  1. Komunikasi

Berkomunikasi dengan pasangan saat akan atau saat berhubungan seksual juga sangat penting. Katakan kepada pasangan jika merasa tidak nyaman, nyeri atau sakit. Ketika ibu sudah merasakan sakit maka cobalah untuk mandi air hangat sebelum berhubungan, buang air kecil dan menjaga kebersihan organ intim sebelum dan sesudah berhubungan.

  1. Konsultasikan ke dokter kandungan Anda.

Jika ibu selalu merasakan sakit saat berhungan atau setelah berhubungan intim maka cobalah untuk berkonsultasi ke dokter kandungan. Terkadang rasa sakit bukan karena bekas luka operasi caesar tapi adanya masalah seperti pendarahan rahim yang kurang normal, masalah pada luka jahitan dan gangguan sistem reproduksi. Dokter akan mencari dan memeriksa sumber sakit sehingga ibu bisa menerima perawatan.

Jadi itulah keterangan setelah operasi caesar kapan boleh berhubungan intim dan tipsnya? Semua ibu yang baru melewati proses persalinan caesar tidak perlu ragu lagi dan bisa mengikuti petunjuk tersebut. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi ke dokter ketika ada masalah kesehatan reproduksi Anda.