9 Cara Cepat Hamil bagi Penderita Miom – Medis dan Nonmedis

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Miom merupakan kondisi yang terjadi pada dinding rahim dimana terdapat benjolan dan bisa terus tumbuh hingga ukuran tertentu. Penyakit yang menyerang rahim wanita ini bisa menyerang saat wanita sudah pernah melahirkan ataupun belum pernah melahirkan, dan penyebab miom paling umum cukup beragam.

Jika dikatikan dengan masalah pada rahim, ada beberapa gejala miom membesar dan tipe penyakit yang sama seperti kista ganglion atau paling parah seperti tumor dan kanker.

Berdasarkan pengobatannya ada beberapa cara yang bisa dilakukan baik medis ataupun non medis. Lantas bagaimana mengatasinya? Apakah ada cara agar bisa cepat hamil bagi penderita miom. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

Ada dua cara yang bisa ditempuh jika ingin cepat hamil ketika anda mengalami miom. Ada cara medis dan juga non medis.

Medis

Cara cepat hamil bagi penderita miom bisa dilakukan dengan menggunakan cara medis. Ada beberapa trik dan tips yang bisa dilakukan, terutama bagi anda yang percaya akan jalur medis dan dibawah pengawasan dokter.

1. Kontrol Rutin

Melakukan kontrol secara rutin dengan dokter kandungan dan membuat rencana untuk kehamilan bersama pasangan. Dengan begitu dokter bisa menyusun rencana untuk kehamilan sesuai kondisi miom ibu.

Jangan menggunakan informasi sembarang walaupun akses informasi bisa dengan bebas dilakukan. Mengingat kondisi ibu berbeda-beda, bahkan tenaga kesehatan dan dokter saja memerlukan pemeriksaan dan dibantu oleh tambahan tes pada pasien dan penderita miom yang siap hamil.

2. Melakukan Hubungan Seksual Dengan Teratur

Melakukan hubungan seksual secara rutin selama 3 kali seminggu, tidak perlu setiap hari agar kualitas sperma tetap bagus dan utamakan waktu atau fase ovulasi agar sel telur siap dibuahi. Hal ini juga bisa diatur dan dikonsultasikan bersama dokter kandungan.

Ternyata terlalu sering tidak baik, terlalu jarangpun tidak baik. Akan lebih matang jika sperma juga ternutrisi, sehingga ayah harus siap meninggalkan kebiasaan merokok, meminum alkohol dan kembali berolahraga secara rutin. Begitupun ibu yang menyiapkan tubuh agar sel telur semakin baik dan subur.

3. Miektomi

Miektomi merupakan operasi atau tindakan yang dipertimbangkan oleh dokter jika seorang wanita ingin sekali hamil namun usia mereka masih muda dan juga sehat.

Mereka diizinkan untuk melakukan miektomi karena ukuran daging bahkan sudah besar, misalnya berkisar 25% memenuhi dinding rahim. Kondisi ini akan mempersulit penderita miom untuk hamil tanpa diangkat.

Nantinya setelah melakukan operasi, ibu harus rehat selama 6 bulan kemudian mereka harus kembali konsultasi kondisi rahim. Jika sudah aman, baru bisa melakukan program kehamilan. Karena rahim butuh pulih dan kembali baik setelah dilakukan pembedahan

4. Terapi Hormonal

Bagi beberapa ibu memiliki hormonal yang dirasa kurang cukup untuk bisa mengalahkan miom ataupun masalah pada rahim. Diperlukan hormonal tinggi jika untuk bisa hamil dan mengandung dalam keadaan kurang baik, terutama sedang memiliki tanda-tanda miom.

Pengobatan terapi hormonal dapat dilakukan menggunakan progestin atau umumnya disebut GnRH. Kondisi ini juga bisa membantu ibu yang menderita miom berpotensi 2 kali lebih subur. Terapi ini bisa diterapkan pada beberapa pasien namun belum tentu semua pasien bisa mendapatkannya.

5. MRI

MRI ataupun terapi gelombang merupakan salah satu terapi yang sering diterapkan. Menurut dokter dan beberapa ahli, perkembangan daging bisa dihambat pertumbuhannya sehingga tidak terlalu cepat dan menghalangi dinding rahim wanita.

Kemungkinan dan kesempatan hamil menjadi lebih tinggi. Ditambah lagi tipe dan jenis pengobatan medis ditentukan oleh dokter dan kembali pada kondisi pasien.

Non Medis

Setelah membahas mengenai cara medis, selanjutnya adalah cara untuk menangani kendala pada wanita yang miom dan ingin hamil dengan cara non medis.

Banyak masyarakat Indonesia yang percaya bahwa jalur non medis juga bisa membantu mereka untuk dapat hamil dan mengatasi miom di tubuh.

1. Mengatasi Pola Hidup Berantakan

Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan berserat misalnya saja sayur dan buah. Mengutamakan lemak nabati dibanding hewani yang bisa berbahaya bagi perkembangan benjolan miom di rahim

2. Menghindari Kebiasaan Merokok dan Minum Alkohol

Karena dengan menghindari zat beracun yang bisa masuk kedalam tubuh. Apalagi zat seperti nikotin ataupun alkohol yang diolah lambung namun diserap oleh seluruh organ dalam tubuh.

3. Olahraga Rutin

Terutama bagi wanita yang terindikasi obesitas. Kesuburan sering dikaitkan dengan kondisi tubuh wanita yang terindikasi obesitas. Lemak jahat yang menumpuk didalam tubuh tentu akan berbahaya bagi tubuh. Sehingga menjadikan rahim ikut tidak siap berkembang, apalagi jika rahim tersebut terdapat miom

4. Menjaga Pola Makan

Menjaga pola makan serta konsumsi asam folat secara rutin, terutama bagi ibu yang merasa kekurangan vitamin dan juga asam folat. Ayah juga diperbolehkan mengkonsumsi vitamin dan juga makanan atau suplemen bernutrisi yang diawasi oleh dokter dan ahli gizi.

Umumnya mereka lebih paham, jika kesehatan dengan pola hidup sehat bisa diaplikasikan secara rutin terutama pola makan, kondisi pasien miom akan bisa tertangani dan meningkatkan kemungkinan hamil lebih tinggi.

Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin serta beberapa obat tambahan lain sesuai kebutuhan dan dibawah pengawasan dokter. Jangan mengkonsumsi obat sembarangan terutama jika tidak memahami mengenai penyakit miom dan kesuburan ibu.

fbWhatsappTwitterLinkedIn