Sponsors Link

Kista

Penyebab kista secara pasti tidak banyak diketahui oleh masyarakat terutama bagi kaum perempuan. Kista adalah penyakit yang menjadi momok bagi perempuan. Hal itu dikarenakan kista bisa membawa dampak serius bagi kesehatan wanita terutama organ reproduksinya. Setiap wanita dibekali kemampuan untuk bereproduksi sebab wanita memiliki organ reproduksi, sayangnya tidak semua wanita bisa bereproduksi dengan lancar. Hal itu dikarenakan tidak semua rahim wanita dalam kondisi bagus. Yang menyebabkan rahim wanita bermasalah adalah masalah organ reproduksi. Kista adalah salah satu masalah pada organ reproduksi wanita, dimana kista itu bisa mempengaruhi kemampuan wanita untuk melakukan reproduksi. Jenis kista bermacam-macam dan lokasi tumbuhnya kista tersebut bermacam-macam.

Penyebab

Berikut ini ada berbagai macam faktor yang bisa menyebabkan kista :

1. Genetik

Gen bisa memicu timbulnya kista, misalnya saja saudara menderita kista maka resiko itu bisa diturunkan ke saudara yang lainnya dan masih memiliki hubungan darah. Mengetahui garis keturunan juga sangat penting apakah di dalam riwayat keluarga ada anggota keluarga yang terkena kista.

2. Haid yang Tidak Teratur

Haid yang tidak teratur bisa menyebabkan seseorang terkena kista. Hal itu dikarenakan hormon pada wanita yang haid tidak teratur bisa memicu pertumbuhan kista di dalam rahimnya maupun di dalam ovariumnya.

3. Obesitas

Obesitas bisa menyebabkan seseorang terkena kista. Alasannya adalah timbunan lemak yang ada didalam tubuhnya bisa memunculkan sel abnormal di dalam tubuhnya sendiri. Sehingga menjaga berat badan yang seimbang sangat diperlukan agar tubuh tetap sehat. (baca juga : bahaya obesitas bagi ibu hamil)

4. Sisa Darah Haid

Orang yang memiliki haid tidak tuntas bisa menyebabkan sisa darah haid menempel di dinding rahim. Dinding rahim yang ditempeli sisa darah haid secara terus menerus bisa memunculkan kista. Oleh sebab itu,  wanita perlu waspada jika dia tidak sedang menggunakan alat kontrasepsi namun dia mengeluarkan flek cokelat maupun flek bercak darah segar setelah haid telah lama berakhir. Hal itu menandakan jika haidnya tidak tuntas. Hal itu juga menjadi tanda jika ada suatu masalah di dalam rahimnya.

5. Menstruasi Terlalu Dini

Wanita yang menstruasi di umur kurang dari 12 tahun bisa menyebabkan diirnya terkena kista, hal itu dikarenakan hormon pada wanita yang haid terlalu muda sering tidak seimbang.

6. Hormon Tidak Seimbang

Hormon tidak seimbang bisa menyebabkan seseorang bisa terkena kista. Wanita patut waspada jika dirinya sering terkena masalah hormon atau hormon yang tidak seimbang. Karena hal itu adalah pemicu timbulnya bahaya kista.

7. Kontrasepsi

Sebenarnya segala jenis kontrasepsi baik digunakan untuk wanita, namun seiring berjalannya waktu dan semakin canggihnya dunia medis. Medis menciptakan kontrasepsi yang tidak mengganggu hormon wanita. KB spiral atau IUD merupakan KB aman karena tidak mengganggu hormon wanita. Kontrasepsi seperti kb suntik dan pil merupakan kontrasepsi yang berpengaruh terhadap hormon. Ke depannya efek samping pil KB bisa menimbulkan masalah seperti kista.

Ciri-Ciri Kista

Tidak semua masalah organ reproduksi pada wanita adalah kista, kista memiliki ciri tersendiri. Kista sering disamakan dengan miom, padahal kista dengan mion sangatlah berbeda sekali. Kista dan miom memiliki ciri-ciri tersendiri. Berikut ini adalah ciri-ciri kista yang wajib diketahui oleh kaum wanita :

  • Cepat Kenyang Meski Makan Sedikit

Orang yang menderita kista rahim maupun kista ovarium, dia akan merasakan cepat kenyang meski baru memakan sedikit makan. Hal itu dikarenakan benjolan kista yang lumayan besar menekan lambung. Lambung yang tertekan akan berefek mudah kenyang meski baru makan sedikit saja.

  • Nyeri Perut

Orang yang terkena kista akan merasakan nyeri perut hebat terutama perut di bagian bawah. Hal itu akan terjadi pada kista yang muncul di rahim. Rahim wanita berada di bawah pusar, sehingga rasa nyeri di rahim itulah yang menyebabkan mengapa rasa nyeri berada di bagian perut bawah.

  • Nyeri untuk Bersenggama

Wanita yang memiliki kista akan merasakan sakit ketika bersenggama. Hal itu dikarenakan aktivitas bercinta yang dilakukan bisa membuat rahim atau ovarium menjaadi tertekan. Ketika tertekan, rasa nyeri itu akan muncul.

  • Perut Tertekan

Wanita yang menderita kista akan merasakan jika perutnya tertekan. Penyebabnya adalah benjolan kista yang semakin besar akan menyebabkan perut menjadi tertekan.

  • Nyeri Sebelum Menstruasi

Wanita penderita kista akan merasakan gejala siklus bulanan yang tidak normal. Wanita yang terkena kista akan merasakan nyeri hebat sebelum menstruasi. Mereka saat menstruasi bisa sampai pingsan bahkan untuk bangun dari tempat tidurnya saja tidak mampu. Hal itu dikarenakan kista tersebut berpengaruh terhadap siklus bulanan menstruasi wanita. Kista tersebut juga bisa cepat berkembang sehingga nyeri yang ditimbulkan akan terasa sakit. Gangguan fungsi hormon wanita saat menstruasilah yang menyebabkan kista tersebut menjadi lebih cepat berkembang.

  • Nyeri Sesudah Menstruasi

Saat berakhirnya menstruasi, wanita yang terkena kista akan merasakan nyeri hebat. Penyebabnya adalah sesudah menstruasi wanita mengeluarkan hormon yang memicu rasa nyeri pada kista tersebut.

  • Tidak Lancarnya Menstruasi

Orang yang terkena kista akan memiliki menstruasi yang tidak lancar terutama kista yang muncul di dalam rahim. Alasannya adalah benjolan pada kista tersebut akan menghalangi darah kotor dari dinding rahim untuk keluar dari rahim. Siklus menstruasi wanita tersebut pun menjadi tidak lancar.

  • Pendarahan

Wanita yang terkena kista meski sudah menoupause akan mengeluarkan flek darah sedikit atau justru mengalami pendarahan hebat. Wanita yang tidak tahu jika dirinya terkena kista mengira jika dirinya menstruasi kembali padahal dirinya sedang terkena kista. Pendarahan itu bukan berasal dari dinding rahim wanita namun berasal dari kista wanita tersebut.

  • Perut Buncit

Perut buncit juga akan terjadi. Ukuran kista yang semakin besar bisa membuat perut wanita terlihat lebih besar.

  • Perut Kembung

Wanita terkena kista akan sering kembung dibandingkan dengan wanita yang tidak mengalami kista. Tertekannya lambung oleh jaringan kista tersebutlah yang menyebabkan wanita menjadi sering kembung. Lambung yang tertekan oleh jaringan kista juga menyebabkan wanita tersebut akan sering mual bahkan sampai muntah.

  • Tertekannya Kandung Kemih

Wanita yang terkena kista akan sering kencing meski volume kencingnya hanya sedikit-sedikit. Penyebabnya adalah wanita yang terkena kista kandung kemihnya akan tertekan dengan benjolan kista. Hal ini akan menyebabkan sering kencing saat hamil.

  • Sakit Perut Ketika Bergerak

Wanita yang bergerak kemudian merasakan sakit perut yang hebat bisa jadi kista yang ada pada tubuh wanita itu telah robek. Kista yang berisi cairan akan pecah dan jaringannya bisa menyebar ke seluruh tubuh. Hal tersebut akan sangat berbahaya sebab bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Tidak hanya itu saja, rasa sakit yang ditimbulkan juga akan lebih hebat dibandingkan kondisi kista yang belum pecah atau sobek.

  • Kram Perut Bagian Bawah

Orang yang terkena kista juga akan merasakan rasa kram seperti digigit semut di perut bagian bawah. Rasa kram itu diakibatkan oleh jaringan kista yang menempel di dinding rahim.

  • Sakit Pinggang Bagian Belakang

Orang yang menderita kista rasa sakit perut di bagian bawah akan merambat ke tulang punggung bagian belakang. Hal itu menyebabkan seseorang yang terkena kista akan mengalami sakit punggung di bagian belakang.

  • Benjolan

Stadium lanjut kista menyebabkan kista semakin besar, akibatnya adalah benjolan yang tadinya hanya di dalam perut sudah bisa teraba di luar perut.

Pencegahan

Mencegah lebih baik dibandingkan mengobati. Mengobati kista jauh lebih sulit dibandingkan dengan mencegahnya. Kista jinak memang mudah untuk diobati namun kista yang sifatnya ganas akan memicu penyakit kanker pada tubuh manusia. Kista tingkat kekambuhannya akan tinggi, sehingga operasi berlanjut pun dibutuhkan untuk pengangkatan jaringan kista.

Berikut ini cara mencegah kista yang bisa dilakukan oleh wanita :

1. Makan Tinggi Serat

Kista bisa terbentuk karena hormon dan pola makan wanita. Makan tinggi serat bisa digunakan untuk pencegahan kista. Sayur dan buah memiliki banyak vitamin, nutrisi dan juga mineral.  Semua hal tersebut dibutuhkan oleh tubuh dalam pencegahan kista. Serat yang ada pada sayur dan buah bisa digunakan sebagai peningkat stamina dan juga menetralkan bahan kimia yang tanpa disadari masuk ke dalam tubuh.

2. Batasi Konsumsi Daging

Vegetarian lebih baik dibandingkan dengan mengkonsumsi daging. Untuk mencegah kista ada baiknya wanita membatasi konsumsi daging yang masuk ke dalam tubuhnya. Jika ingin menghindari kista, boleh saja mengkonsumsi daging dalam porsi yang kecil. Memakan daging juga harus secara perlahan-lahan dan menghindari organ pencernaan mencerna daging secara cepat. Hal itu berbahaya sebab bisa memicu timbulnya hormon perangsang munculnya kista.

3. Hindari Makanan Berlemak

Lemak tidak hanya berasal dari daging saja, namun lemak juga bisa berasal dari makanan yang digoreng dengan minyak jenuh. Minyak jenuh menimbulkan lemak jenuh. Mengkonsumsi lemak ayng berlebihan di dalam tubuh bisa memicu gangguan hormon. Lemak juga bisa menyebabkan peningkatakn hormon bernama kortisol. Hormon kortisol adalah hormon yang menyebabkan stress. Gangguan hormon dan juga rasa stress yang muncul bisa memunculkan kista.

4. Membatasi Konsumsi Glukosa

Kandungan glukosa yang berlebihan di dalam tubuh juga bisa memicu timbulnya kista. Glukosa dengan kadar tinggi mempercepat pertumbuhan jaringan kista. Orang yang sehabis menjalani pengobatan kista pun dilarang untuk mengkonsumsi gula secara berlebihan sebab kista bisa muncul kembali.

5. Mengkonsumsi Makanan Kaya Antioksidan

Makanan yang kaya dengan antioksidan bermanfaat untuk mencegah kanker, miom dan juga kista. Hal itu dilkarenakan makanan yang kaya dengan atioksidan bisa digunakan untuk mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Radikal bebas ada di sekitar kita, radikal bebas itu bisa berasal dari debu, polusi dan juga paparan zat kimia yang berbahaya.

6. Banyak Minum Air Putih

Tidak perlu diragukan lagi jika air putih yang dikonsumsi bisa bermanfaat untuk keshatan. Air putih bisa menyehatkan tubuh sehingga jika tubuh sehat berbagai macam penyakit yang ingin masuk ke dalam tubuh dapat ditangkal atau dicegah.

7. Tidur Secara Cukup

Istirahat yang cukup 8 jam setiap malamnya bermanfaat untuk menyehatkan tubuh. Penelitian menemukan banyak fakta jika orang yang kurang tidur akan mudah terkena penyakit diabetes, jantung, hipertensi juga stroke. Orang yang banyak bergadang pun rentan untuk terkena kanker hati.

8. Hindari Rokok

Wanita saat ini banyak yang kecanduan dengan rokok padahal sudah banyak iklan bermunculan tentang dampak buruk rokok. Rokok bisa menjadi penyebab kista dikarenakan di dalam rokok terdapat banyak sekali zat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Zat berbahaya dalam rokok bisa memicu jaringan kista muncul dan juga zat karsinogen di dalam tubuh. Menghindari rokok dan menghindari asap rokok merupakan cara tepat untuk menghindari penyakit kista.

9. Olahraga Secara Teratur

Olahraga secara teratur bisa membuat tubuh menjadi sehat. Segala macam penyakit bisa masuk ke dalam tubuh jika kondisi kita sedang tidak sehat atau fit. Untuk menjaga tubuh tetap sehat bisa dengan cara olahraga secara teratur.

10. Mengkonsumsi Obat Herbal

Mengkonsumsi obat herbal atau obat-obatan yang terbuat dari bahan alami bisa digunakan untuk mencegah penyakit kista. Hal itu dikarenakan obat herbal aman dikonsumsi dalam jangka panjang dibandingkan dengan obat kimia. Obat yang bisa digunakan untuk mencegah kista adalah sebagai berikut ini :

  • Mahkota dewa – Bahan-bahannya adalah 30 gram daun mahkota dewa, 50 gram temu mangga, 5 gram daing buah mahkota dewa tersebut. Caranya adalah dengan mencuci bersih semua bahan-bahan dan direbus menggunakan 800cc air. Merebus dan disisakan setengahnya saja. Minum secara teratur dua kali sehari.
  • Daun sirsak – Daun sirsak yang direbus dipercaya bisa digunakan untuk mencegak kista. Caranya adalah dengan merebus 5 lembar daun sirsak dengan tiga gelas air, kemudian sisakan menjadi setengahnya. Minum dua kali sehari.
  • Kulit manggis – Kulit manggis yang telah dikeringkan kemudian direbus bisa bermanfaat untuk mencegah kista. Hal itu disebabkan oleh kandungan antioksidannya yang tinggi. Bisa juga wanita meminum pil herbal ekstra kulit manggis.

11. Kehamilan

Bagi wanita yang telah menikah, jangan tunda lagi untuk mendapatkan momongan. Sebelum progam kehamilan, sebaiknya wanita mengecek kondisi rahimnya terlebih dahulu. Jika tidak ada kista yang ditemukan, berulah bisa merencanakan program kehamilan. Hamil bisa menjadi suatu cara menghindari pembentukan kista di dalam rahimnya. Proses kehamilan bisa menjadi pencegahan kista dikarenakan frekuensi menstruasi dan aktivitas hormon pemicu menstruasi tersebut tidak ada sewaktu hamil.

12. Tindakan Medis

Pemeriksaan medis yang dilakukan bisa bermanfaat untuk mencegah terjadinya kista. Hal yang bisa dilakukan wanita adalah memeriksakan dirinya ke bagian ginekologik. Dalam klinis ginekologik tersebut akan dilakukan hal-hal berikut ini:

  • Pemeriksaan ovarium, apakah ovarium tersebut mengalami pembesaran dan memiliki potensi untuk membesar.
  • USG bisa digunakan untuk mendeteksi rahim wanita, apakah di dalam rahimnya terdapat kista. (baca juga : manfaat USG kehamilan)
  • CT-Scan bisa digunakan untuk mendeteksi apakah di dalam rahim atau ovarium tersebut terdapat kista. CT-Scan juga bisa digunakan untuk mengetahui adanya tumor di dalam rahim atau tidak.

13. Penggunaan Pil KB

Banyak yang bertanya-tanya, mengapa penggunaan pil kb bisa digunakan untuk mencegah terjadinya kista?. Memang pil kb bisa digunakan untuk mencegah penyakit kista karena pil kb tersebut mampu menghalangi sel telur untuk berproduksi. Sel telur yang bereproduksi bisa memicu pertumbuhan kista di dalam rahim, ovarium maupun saluran rahim.

14. Menjaga Kebersihan Organ Intim

Banyak wanita yang suka memperhatikan penampilan luarnya dibandingkan dengan organ dalamnya. Padahal menjaga organ dalam lebih penting dibandingkan haya menjaga penampilan luarnya semata. Area kewanitaan penting untuk dijaga sebab banyak sekali bakteri dan kuman yang bisa masuk ke dalam organ intim tersebut. Banyak penyakit yang  muncul akibat kurang bersihnya menjaga area kewanitaan.

Masalah organ kewanitaan yang paling sering ditemui adalah keputihan patologis. Keputihan patologis itu juga bisa memicu tumbuhnya sel tumor bagi wanita. Keputihan patologis akan semakin membahayakan jika tidak segera di atasi, hal itu dikarenakan keputihan patologis bisa menyebabkan kanker serviks pada wanita.

15. Hindari Penggunaan Sabun Kewanitaan

Banyak jenis sabun kewanitaan beredar di pasaran. Semua sabun tersebut tidak baik jika digunakan untuk membersihkan organ kewanitaan. Selain itu, PH pada sabun kewanitaan berbeda dengan PH organ intim wanita. Sabun kewanitaan tersebut justru bisa membunuh bakteri baik di organ kewanitaan. Membersihkan organ wanita lebih baik jika hanya menggunakan air yang mengalir saja. Air lebih baik dibandingkan dengan sabun kewanitaan sebab air yang mengalir bisa untuk menjaga keseimbangan PH organ intim wanita.

Pengobatan

Mengobati kista diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Hal itu dikarenakan pengobatan kista tergolong lama, meski induk kista bisa di operasi namun jaringan kista tidak bisa diangkat secara instan sehingga resiko kekambuhan sangat mungkin terjadi. Berikut ini adalah cara mengobati kista yang bisa dilakukan oleh wanita yang memiliki kista :

1. Mengobati Kista dengan Kunyit Putih

Kandungan kunyit putih dipercaya bisa digunakan untuk meredakan rasa nyeri akibat kista. Kunyit putih juga bisa digunakan untuk mengecilkan diameter kista secara perlahan-lahan. Cara pembuatannya adalah berikut ini :

  • Siapkan temu putih sebanyak 10 gram.
  • Siapkan kunyit putih sebanyak 10 gram.
  • Siapkan daun pegagan sebanyak 10 gram.
  • Tapak liman 10 gram.
  • Cakar ayam 30 gram.
  • Cara pembuatannya adalah mencuci bersih semua bahan-bahan yang diperlukan. Direbus menggunakan air sebanyak 1 liter. Sisakan menjadi setengahnya. Minum air rebusan tersebut sebanyak tiga kali sehari. Kista yang ada di organ reproduksi wanita akan mengecil sedikit demi sedikit.

2. Kapsul Teripang

Mengobati kista dengan kapsul teripang merupakan cara alami untuk mengobati kista. Hal itu dikarenakan di dalam teripang tersebut ada kandungan antioksidan tinggi. Antioksidan itu berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kista, menghambat penyebaran sel kista dan mengecilkan jaringan kista secara perlahan-lahan.

3. Mahkota Dewa

Sejak lama daun mahkota dewa dan buahnya dipercaya sebagai obat herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit.  Di dalam daun mahkota dewa terdapat kandungan antioksidan yang tinggi sehingga bisa digunakan untuk mencegah kanker dan menyembuhkan kista. Selain antioksidan, buah mahkota dewa kaya akan polifenol, saponin dan flavonoid. Cara mengobati kista dengan buah dan daun mahkota dewa adalah sebagai berikut ini:

  • Cuci buah dan daun mahkota dewa sampai bersih.
  • Rebus buah dan daun mahkota dewa dengan daun temu mangga.
  • Rebus dengan 1 liter air dan sisakan menjadi setengahnya saja.
  • Minum dua kali sehari secara terartur.

4. Benalu Teh

Benalu selama ini dikenal sebagai tumbuhan pengganggu, namun siapa sangka jika benalu bisa digunakan untuk mengobati penyakit kista. Di dalam benalu teh terdapat kandungan antioksidan yang dipercaya bisa digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kista dan penyebaran sel-sel kista. Zat lainnya seperti flavanones, flavonoid dan juga chalcones efektif untuk mengobati penyakit kista ovarium yang wanita derita. Cara pembuatan ramuan ini pun sangat mudah sekali yaitu sebagai berikut ini:

  • Rebus 10 gram benalu teh dengan 10 gram rumput mutiara.
  • Rebus menggunakan 1 liter air.
  • Sisakan setengahnya dan minum sebayak dua kali sehari.

5. Mengobati Kista Dengan Rumput Mutiara

Rumput mutiara dipercaya bisa digunakan untuk mengatasi kista ovarium yang diderita oleh wanita. Hal itu dikarenakan di dalam rumput mutiara terdapat zat flavonoid yang bisa digunakan untuk mengobati kista wanita. Zat itu juga bisa digunakan untuk mencegah peradangan yang lebih parah pada kista tersebut.

Cara Mengobati Kista Dengan Cara Medis

Kista ada yang bisa hilang dengan sendirinya, namun ada juga kista yang semakin lama semakin membesar. Kista yang seperti itu perlu diobati dengan cara medis. Tindakan operasi akan dilakukan jika ukuran kista sangat besar. Berikut ini cara medis untuk mengobati kista tersebut :

  1. Laparaskopi. Operasi ini merupakan operasi kecil yang akan dilakukan oleh tim medis. Cara operasi ini hanyalah menggunakan sayatan kecil sehingga bekas operasi tidak akan terlalu kelihatan. Sayatan itu akan dibuat di dekat pusar dan memasukkan instrument berukuran kecil ke dalam perut. Instrument tersebut bertugas untuk menghilangkan kista yang ada di dalam perut.
  2. Laparatomy. Operasi ini dilakukan untuk pengangkatan kista dengan diameter yang besar. Operasi ini menggunakan anestesi seperti operasi pada umumnya. Sayatan yang dilakukan pun tergolong besar sebab kista yang diangkat juga berukuran besar.
  3. Operasi besar. Operasi besar akan dilakukan untuk mengangkat kista yang pertumbuhannya sangat luas bahkan operasi ini bisa diikuti dengan pengangkatan rahim atau ovarium. Kista itu juga sudah masuk stadium lanjut sehingga membuat benjolan di atas perut. Operasi besar juga bertujuan menekan pertumbuhan kista agar kista tersebut tidak kembali muncul. Operasi ini bisa memiliki efek berupa perut terasa tertekan dan juga pasien akan mengalami mual dan muntah.
Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!