Sponsors Link

Morning Sickness

advertisement

Morning sickness adalah istilah yang tentunya tidak asing lagi di telinga masyarakat, terutama ibu hamil. Morning sickness sering dialami sebagai ciri-ciri orang hamil usia awal, namun tidak semua ibu hamil mengalami peristiwa morning sickness. Ibu hamil yang sering terkena morning sickness adalah ibu hamil yang memiliki gangguan dan penyakit lambung. Morning sickness bisa dialami oleh ibu yang hamil muda, morning sickness akan berhenti saat usia kehamilan beranjak dari tiga bulan.

morning sicknessPengertian

Morning sickness adalah rasa mual, muntah, pusing dan beberapa gejala lain yang dialami oleh ibu hamil pada saat pagi hari. Morning sickness tidak hanya terjadi pada pagi hari saja, namun malam hari pun ada ibu hamil juga bisa mengalami mual dan juga muntah. Karena kejadian mual, muntah, pusing dan gejala morning sickness lainnya itu terjadi pagi hari maka gejala-gejala itu dinamai dengan morning sickness atau penyakit pada pagi hari.

Penyebab

Belum diketahui secara pasti apa saja yang bisa menyebabkan seseorang terkena morning sickness. Penyebab morning sickness hanya berupa hipotesa atau dugaan sementara saja yang dikemukakan oleh pihak medis. Berikut ini dugaan sementara yang dikemukakan oleh pihak medis :

1. Hormon Meningkat

Tanda-tanda kehamilan dimulai dengan hormon di dalam tubuh yang akan meningkat. Berikut ini hormon yang meningkat saat kehamilan :

  • Progesteron – Hormon pertama yang meningkat adalah hormon progesterone. Hormon itu akan membuat pergerakan di dalam usus kecil, pergerakan itu juga terjadi di perut dan juga kerongkongan. Pergerakan kecil tersebut akan membuat rasa mual pada ibu hamil. Pergerakan kecil itu sering terjadi pada pagi hari, sehingga rasa mual yang dirasakan pada ibu hamil lebih sering terjadi pada saat pagi hari.
  • Chorionic Gonadotropin – Hormon kedua yang muncul adalah hormon chorionic honadotropin. Meningkatnya hormon ini bisa membuat manusia merasakan mual dan juga merasakan muntah di setiap awal kehamilan ibu hamil.
  • Kurangnya vitamin B6 – Ibu hamil  muda sering kekurangan vitamin B6 di dalam tubuhnya. Jika tidak segera diatasi, kurangnya vitamin B6 pada ibu hamil bisa menyebabkan penyakit hyperemesis gravidarium. Penyakit itu berupa kondisi dimana ibu hamil merasakan lemas dan lesu karena kurangnya cairan di dalam tubuh akibat mual dan muntah yang terlalu ekstrem atau terlalu berlebihan.

2. Meningkatnya sensitivitas

Ibu hamil muda biasanya akan mengalami peningkatan pada indera penciuman. Indera penciuman yang meningkat itu diikuti dengan meningkatnya sensitivitas pada ibu hamil. Sensitivitas indera penciuman pada ibu hamil diakibatkan oleh peningkatan hormon estrogen di dalam tubuh ibu hamil.

3. Terkena stress

Ibu hamil muda yang terkena stress bisa terkena mual dan muntah. Rasa mual dan muntah tersebut diakibatkan oleh respon yang negatif dari stress yang biasanya dialami oleh ibu hamil muda. Ada ibu hamil yang justru merasakan stress di awal kehamilannya, stress itu bisa dipacu rasa tidak percaya, rasa belum siap dan juga rasa malu akibat kehamilannya.

Ciri-ciri

Jika ibu hamil merasakan ciri-ciri di bawah ini, bisa dikatakan bahwa ibu hamil mengalami morning sickness. Berikut ini ciri-ciri ibu hamil yang terkena mornisng sickness :

  • Mual

Ibu hamil yang mengalami morning sickness biasanya akan merasakan mual pada saat pagi hari. Hal itu bisa disebabkan oleh meningkatnya hormon di dalam tubuh ibu hamil.

  • Muntah

Ibu hamil tidak hanya merasakan mual saja, namun ibu hamil juga akan merasakan muntah dikarenakan sensitivitasnya pada bau. Ibu hamil akan mudah sekali mengalami mual dan muntah saat mencium bau-bauan yang tidak enak dan menusuk penciumannya. Ibu hamil banyak yang tidak menyukai aroma nasi, aroma bumbu masakan dan juga berbagai macam aroma lainnya.

  • Pusing

Ibu hamil akan merasakan pusing saat pagi hari, bahkan untuk bangun dari tempat tidurnya saja ibu hamil akan merasakan terhuyung-huyung dan juga pusing.

  • Lemas

Ibu hamil yang terkena morning sickness akan merasakan lemas pada pagi hari. Sehingga ibu hamil yang terkena morning sickness akan memilih berbaring terlebih dahulu sebelum beranjak dari tempat tidurnya. Jangan menganggap ibu yang hamil muda itu malas-malasan. Ibu hamil muda bukannya malas, namun dia lemas dan merasakan berbagai macam ketidaknyamanan di dalam tubuhnya sehingga dia memilih untuk berbaring lebih lama di atas ranjangnya.

Penanganan

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi morning sickness. Cara yang tepat dalam mengatasi morning sickness bisa menjadi panduan bagi ibu hamil yang sedang mengalami morning sickness. Berikut ini cara tepat untuk mengatasi monring sickness :

1. Minum Jahe Hangat

Jahe hangat bisa meredakan mual dan muntah pada ibu hamil. Manfaat jahe untuk ibu hamil mengandung minyak atsiri yang memiliki sifat, bisa mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil. Zat zingeron pada jahe juga menghasilkan rasa pedas dan panas di perut. Rasa panas itu bisa membuat kondisi perut ibu hamil menjadi lebih nyaman sehingga bisa membuat mual dan muntah menjadi reda.

2. Makan Porsi Sedikit Tapi Sering

Banyak ibu hamil yang sering memuntahkan makanannya saat memakan sesuatu. Oleh sebab itu untuk meminimalisir hal tersebut ibu hamil disarankan untuk memakan sedikit porsi makanan sedikit namun sering. Ibu hamil akan merasakan enek dan mual duluan jika melihat makanan dalam jumlah banyak di hadapannya.

3. Menu Diet Sehat

Ibu hamil yang mengalami morning sickness ada baiknya mengkonsumsi makanan diet sehat sehingga gizi ibu hamil yang mengalami morning sickness tetap terpenuhi. Ibu hamil yang mengalami morning sickness sangat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, agar tetap sehat untuk perkembangan janin pada kehamilan awal.

4. Konsumsi Makanan yang Diinginkan

Mengkonsumsi makanan yang diinginkan oleh ibu hamil bisa menciptakan nafsu makan ibu hamil kembali. Ibu hamil boleh memakan semua makanan yang disukainya asalkan tidak menganggu kesehatannya dan makanan yang diinginkan bukanlah pantangan makanan ibu hamil. Biasanya, ibu hamil yang mengkonsumsi makanan yang sedang diinginkannya tidak memicu keinginan mual dan muntah.

5. Mengkonsumsi Banyak Air Putih

Air putih bisa mengganti cairan tubuh ibu hamil yang banyak terkuras atau habis. Saat mengalami muntah, cairan ibu hamil juga ikut keluar. Semakin sering muntah maka cairan di dalam tubuh ibu hamil akan habis. Oleh sebab itulah mengkonsumsi air putih bisa menggantikan cairan yang hilang di dalam tubuh ibu hamil.

6. Camilan

Saat malam hari, ibu hamil ada yang akan merasakan mual dan muntah. Untuk mengatasi rasa lemas di malam hari sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi makanan sehat ibu hamil untuk camilan yang telah disediakan di dalam kamarnya.

7. Buah Segar

Mengkonsumsi buah segar bisa menggantikan cairan di dalam tubuh ibu hamil. Terutama buah buahan untuk ibu hamil yang banyak memiliki kandungan air. Seperti semangka, jeruk dan juga apel sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

8. Konsumsi Karbohidrat Cukup

Makanan yang mengandung karbohidrat sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Makanan itu bisa mengganti energi ibu hamil yang hilang dan membuat ibu hamil bertenaga kembali.

9. Istirahat Cukup

Istirahat yang cukup bisa menghilangkan morning sickness pada ibu hamil. Selain itu istirahat yang cukup bisa mengembalikan energi ibu hamil yang tadinya lemas, untuk cara menjaga kehamilan aga tetap sehat dan bertenaga.

10. Pakaian Longgar

Ibu hamil muda sebaiknya menggunakan pakaian yang longgsar-longgar. Jangan menggunakan pakaian ketat, apalagi jika pakaian itu sampai membuat perutnya tertekan. Perut yang tertekan akan membuat rasa mual semakin parah.

11. Hindari Stress

Menghindari stress adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menetralisir rasa mual dan muntah akibat morning sickness. Wanita hamil yang memiliki stress lebih tinggi bisa mudah terkena mual dan muntah saat hamil muda. Stress juga memiliki bahaya bagi janin dan ibu hamil itu sendiri.

12. Tempat Makan yang Diinginkan

Untuk menghindari rasa mual dan muntah ibu hamil bisa memilih tempat makan yang dia inginkan. Saat mual dan muntah sebaiknya ibu hamil makan di tempat yang dia inginkan misalnya di taman atau di kamar. Untuk menjaga kestabilan gula darah ibu hamil disarankan untuk makan di tempat tidur saja. Tidak di tempat yang lainnya.

13. Kondisi Rumah yang Nyaman

Ibu hamil membutuhkan rumah yang sejuk dan terbebas dari debu. Rumah yang bersih dengan sirkulasi udara yang bagus akan membuat mood ibu hamil menjadi bagus. Mood yang bagus bisa membuat ibu hamil meminimalisir mual dan muntahnya saat morning sickness.

14. Menggunakan Minyak Esensial

Untuk mengatasi morning sickness ibu hamil bisa mengoleskan minyak esensial. Kandungan minyak esensial sangat ampuh untuk mengatasi morning sickness. Caranya bisa dengan mengoleskan beberapa minyak esensial seperti mint, anggur, lemon dan jenis minyak esensial lainnya pada titik di nadi ibu hamil. Oleskan beberapa jam sekali.

Khasiat dari minyak esensial itu bisa membuat ibu hamil yang mengalami morning sickness lebih rileks dan merasa tenang. Pilihlah menggunakan minyak esensial yang alami dan tidak membahayakan bagi ibu janin.

15. Jangan Fokus pada Rasa Mual Saja

Bagi ibu hamil yang mengalami morning sickness sebaiknya jangan memikirkan mual dan muntahnya saja. Diharapkan ibu hamil untuk mengalihkan perhatiannya kepada hal lain yang juga menarik perhatiannya. Fokus pada rasa mual bisa membuat kondisi mual dan muntah semakin buruk.

16. Teh Mint Panas

Ibu hamil yang merasakan mual pada saat pagi hari bisa mencoba mengkonsumsi teh mint panas. Cara mengatasi mual saat hamil, hiruplah udara pagi sedalam-dalamnya setelah itu hiruplan aroma dari teh mint tersebut. Baru saat nafas merasa segar, ibu hamil bisa meminum teh mint tersebut. Teh mint bisa memberikan rasa segar pada pernafasan dan perut ibu hamil.

17. Permen Mint

Sama halnya saat mabuk kendaraan, ibu hamil bisa mengkonsumsi teh mint saat mual. Ketika mual, mulut ibu hamil akan terasa pahit dan juga asam. Mengkonsumsi permen mint akan membuat mulut ibu hamil terasa lebih baik dan terhindar dari rasa asam atau pahit yang berlebihan.

18. Aroma Terapi

Ibu hamil yang merasakan mual dan muntah pada saat pagi hari bisa menggunakan aroma terapi untuk menetralisir sensitivitas indera penciumannya. Banyak ibu hamil yang merasakan mual dan juga muntah akibat dari indera penciumannya yang lebih sensitif. Aroma terapi yang disukai oleh penciuman ibu hamil bisa bermanfaat untuk menetralisir sensitivitas dari indera penciuman ibu hamil. Hal ini juga bisa di dapat dari manfaat jeruk untuk ibu hamil yang memiliki aroma segar.

19. Jalan-Jalan Ringan

Ibu hamil bisa melakukan jalan-jalan ringan untuk menetralisir morning sickness. Menghirup udara pagi sambil bergerak bisa membuat otot perut menjadi nyaman sehingga mual dan muntah akan diminimalisir.

20. Kurangi Makanan Berlemak

Ibu hamil yang mengalami mual dan muntah saat pagi hari sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan berlemak. Makanan yang berlemak merupakan larangan ibu hamil, yang akan memicu mual dan muntah semakin parah. Hal itu ditimbulkan pada kandungan lemak di dalam makanan tersebut bisa merangsang meningkatnya hormon ibu hamil. Hormon ini bisa membuat ibu hamil mual dan muntah.

21. Hindari Makanan Berminyak

Sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak. Minyak yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan rentan untuk dikeluarkan kembali. Kandungan minyak dalam makanan tersebut bisa membuat rangsangan mual dan muntah ibu hamil semakin hebat.

22. Hindari Kopi

Kopi bisa merangsang mual dan muntah pada ibu hamil. Hal itu dikarenakan kandungan kafein di dalam kopi tidak bisa diterima oleh usus ibu hamil. Terutama bagi ibu hamil yang mengalami penyakit lambung atau penyakit asam lambung. Kafein merupakan makanan berbahaya yang bisa memicu asam lambung di lambung akan meningkat sehingga merangsang mual.

23. Minum Jus Buah

Jus buah segar bisa meminimalisir rasa mual pada ibu hamil. Kandungan di dalam buah yang dijadikan jus bisa bermanfaat untuk menghilangkan rasa mual karena rasa segar dari jus tersebut. Mengkonsumsi jus sebaiknya jus buah yang sehat dan segar. Jangan minum jus yang terbuat dari bahan dasar buah larangan.

24. Menghindari Rempah-rempah

Rempah-rempah dan bumbu masakan bisa merangsang rasa mual pada ibu hamil. Aroma rempah-rempah segar atau rempah yang telah dijadikan masakan bisa merangsang rasa mual pada ibu hamil. Oleh sebab itulah ibu hamil harus meminimalisir penggunaan rempah-rempah pada setiap masakannya.

25. Makanan Tinggi Protein

Untuk menghindari ibu hamil memuntahkan kembali makanannya, ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi makanan yang tinggi protein. Makanan yang tinggi protein itu adalah makanan kacang-kacangan yang bisa digunakan untuk melawan rasa mual.

Protein juga bisa didapat dari manfaat alpukat untuk ibu hamil.

26. Hindari Apapun yang Berbau Amis

Bau amis pada makanan bisa merangsang rasa mual ibu hamil lebih cepat. Ibu hamil yang hamil muda banyak yang tidak bisa berteman dengan bau amis pada daging, ikan dan bau amis lainnya. Hindari mengajak ibu hamil masuk ke pasar, ibu hamil bisa pingsan, mual bahkan muntah saat mencium bau aroma daging amis yang dijual di pasar tersebut.

27. Permen Jahe

Jika ibu hamil tidak suka meminum wedang jahe hangat, makan bisa menggantinya dengan permen jahe untuk menetralisir rasa mual. Selain itu, akan menghilangkan rasa sepat, pahit dan tidak enak pada mulutnya tersebut.

28. Citrus

Untuk meredakan rasa mual pada ibu hamil saat morning sickness, ibu hamil bisa menggunakan aroma citrus. Aroma citrus tersebut bisa didapatkan dari kulit jeruk dan kulit lemon. Saat ibu hamil merasakan mual, segera ambil kulit jeruk aatu lemon kemudian hiruplah aroma dari citrus tersebut sehingga rasa mual akan berkurang.

29. Jeruk Hangat

Jeruk mengandung citrus yang bisa meredakan mual ibu hamil. Untuk menghilangkan mual ibu hamil bisa mengkonsumsi air jeruk hangat. Kandungan citrus pada jeruk itu bisa membuat rasa mual mereda.

30. Camilan yang Asin

Ibu hamil bisa mengkonsumsi camilan yang asin untuk bisa meredakan rasa mual dan muntah yang menyerangnya. Camilan itu misalnya saja snack kentang yang asin dan berbagai camilan asin yang lainnya. Namun tetap harus dikontrol, karena ibu hamil bisa terkena hipertensi jika terlalu banyak mengkonsumsi makana asin.

Camilan sehat untuk ibu hamil yang sehat bisa mengkonsumsi manfaat kurma untuk ibu hamil.

31. Mengkonsumsi Vitamin B6

Vitamin B6 yang ada pada vitamin pre natal bisa mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil. Vitamin B6 selain bisa mengatasi mual dan muntah pada morning sickness, vitamin B6 juga baik untuk kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin di dalam perutnya.

32. Jangan Memakan Makanan Pedas

Rasa pedas makanan bisa membuat rasa mual pada ibu hamil semakin parah. Hal itu dikarenakan rasa pedas pada makanan tidak bisa diterima oleh lambung. Namun ketahui perbedaan mual hamil atau maag bagi ibu yang memiliki kemungkinan kenaikan asam lambung.

33. Makanan dan Minuman Dingin

Ada ibu hamil yang bisa meredakan mual dan muntahnya dengan mengambil berbagai macam makanan dan minuman dingin untuk diokonsumsi. Makanan dan minuman itu terasa segar, rasa segar tersebutlah yang dipercaya bisa digunakan untuk meminimalisir rasa mual dan muntah pada ibu hamil.

34. Melakukan Aktivitas

Beraktivitas bisa menghilangkan rasa mual dan muntah pada ibu hamil. Aktivitas yang dilakukan ibu hamil bisa digunakan untuk melancarkan metabolisme yang ada di dalam tubuh. Ambillah akitivitas fisik yang ringan saja, bukan aktivitas fisik yang berat.

35. Hindari diri dari layar HP Atau Komputer

Saat pusing, mual dan muntah sebaiknya ibu hamil menghindari berpaparan dengan layar komputer atau layar HP. Hal itu dikarenakan radiasi pada layar tersebut akan membuat kepala ibu hamil terasa pusing, jika pusing muncul maka mual dan muntah pun bisa terjadi pada ibu hamil.

36. Multivitamin

Ibu hamil bisa mengkonsumsi multivitamin untuk menjaga stamina agar tetap bagus dan prima. Mual dan muntah bisa menyebabkan ibu hamil terkena lemas dan lesu. Morning sickness pada ibu hamil bisa diatasi dengan mengkonsumsi multivitamin khusus untuk ibu hamil. Atau manfaat asparagus untuk ibu hamil dapat berguna sebagai multivitamin alami.

37. Musik Klasik

Bagi ibu hamil yang merasakan mual, muntah dan pusing bisa mendengarkan musik klasik. Musik itu bisa membuat ibu hamil menjadi tenang.

38. Akupuntur

Akupuntur adalah metode pengobatan menggunakan jarum yang ditusukkan ke dalam tubuh. Banyak penelitian menemukan fakta bahwa akupuntur pada titik-titik tertentu pada tubuh bisa membuat tubuh menjadi nyaman dan rileks. Ada titik-titik khusus di tubuh yang bisa membuat ibu hamil merasakan mual dan muntah berkepanjangan. Tusukan di sekitar lengan ibu hamil dipercaya bisa meredakan rasa mual dan muntah bagi ibu hamil.

39. Cuka

Cuka biasa digunakan untuk membuat acar dan juga asinan. Namun dibalik kegunaannya selama ini cuka ternyata juga bermanfaat untuk mengatasi mual pada ibu hamil. Cuka bisa menetralisir kelenjar yang menghasilkan air liur ibu hamil muda lebih banyak dibandingkan dari yang sebelumnya. Ibu hamil bisa merasakan mual dan muntah akibat air liur yang banyak di dalam mulutnya.

Cara membuat cuka untuk mengatasi mual dan muntah pada ibu hamil adalah sebagai berikut ini :

  • Siapkan 3 sendok teh cuka.
  • Tuangkan pada air hangat.
  • Minum saat sarapan.
  • Teh yang dicampur dengan cuka juga bisa bermanfaat dalam menetralisir rasa mual dan muntah pada ibu hamil.

40. Melakukan Refleksologi

Refkesologi adalah melakukan pemijatan di bagian-bagian tubuh yang dipercaya bisa menghasilkan rasa mual dan muntah pada ibu hamil. Melakukan refleksologi dengan pemijatan di bagian kaki dan juga tangan berkaitan dengan titik-titik pembuat rasa mual pada tubuh.

Larangan

Tidak hanya makanan saja yang dilarang dalam kehamilan, namun ada juga larangan berupa aktivitas yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil selama morning sickness. Banyak ibu hamil yang tidak tahu bahwa aktivitas tersebut dilarang karena berefek negatif kepada ibu hamil itu sendiri.

Berikut ini berbagai macam larangan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil saat dirinya mengalami morning sickness :

1. Jangan Berbaring

Saat ibu hamil merasakan morning sickness, dilarang untuk berbaring. Terutama jika ibu hamil berbaring setelah mengkonsumsi makanan. Hal itu dikarenakan berbaring setelah mengkonsumsi makanan bisa membuat ibu hamil merasakan mual dan muntah. Meskipun makanan tersebut adalah makanan yang bisa digunakan untuk mengatasi morning sickness, jika ibu hamil langsung berbaring tentu saja semua makanan bisa dimuntahkan kembali.

2. Perut Jangan Kosong

Meskipun ibu hamil merasakan malas memakan makanan akibat rasa mual dan muntah yang dialaminya. Ibu hamil tidak boleh membiarkan perutnya dalam kondisi kosong. Alasannya adalah membiarkan bu hamil dalam kondisi perut kosong terus menerus bisa membuat ibu hamil lemas dan juga membuat ibu hamil terkena penyakit maag. Perut kosong juga tidak boleh terjadi bagi ibu hamil yang mengalami maag atau ada riwayat maag sebelumnya, sebab ibu hamil itu bisa drop dan masuk rumah sakit.

3. Jangan Berada Di Tempat Panas

Tempat yang panas akan ada hawa panas di sekitarnya. Ibu hamil tidak bisa berteman dengan hawa panas. Hawa panas yang ada bisa membuat tubuh ibu hamil gerah, jika sampai itu terjadi ibu hamil pun akan mengalami mual dan muntah di tempat itu juga. Hindari berada di tempat yang panas dan juga desak-desakan misalnya saja di atas angkutan atau kendaraan umum. Selain hawanya panas, ibu hamil juga akan merasakan mual dan muntah jika mencium bau bensin dan bau solar di angkutan umum tersebut.

4. Hindari Bau Menyengat

Ibu hamil tidak bisa berteman dengan bau yang menyengat. Contohnya saja bau nasi yang baru matang dan masih banyak lagi lainnya. Bau menyengat itu bisa merangsang ibu hamil menjadi mual dan juga muntah.

5. Hindari Makanan yang Menyengat

Makanan menyengat adalah makanan yang memiliki bau yang menyengat. Bau makanan yang tidak disukai oleh ibu hamil adalah bau bumbu masakan, bau rempah-rempah, bau bumbu yang baru dimasak misalnya saja baru di tumis dan masih banyak lagi lainnya. Ibu hamil bisa meminta tolong orang lain untuk memasak masakan untuknya bukan ibu hamil itu sendiri yang memasak masakan tersebut. Ibu yang hamil muda biasanya tidak bisa berteman dengan dapur.

Bahaya

Ada baiknya ibu hamil tahu kapan morning sicknessnya normal dan kapan morning sicknesnya menjadi berbahaya. Banyak ibu hamil yang tidak mengetahui dirinya jika dia sudah mengalami tahapan yang lebih berbahaya dibandingkan dengan morning sickness. Tahapan yang berbahaya dari morning sickness tersebut adalah hiperemesis gravidarum.

Kondisi tersebut adalah kondisi berbahaya kehamilan dikarenakan ibu hamil kekurangan cairan dan nutrisi di dalam tubuhnya. Berikut ini ada tanda bahaya dari morning sickness ibu hamil yang patut diketahui :

1. Selalu Memuntahkan Makanan Dan Minuman

Ibu hamil selalu memuntahkan makanan dan minuman yang telah dimakannya. Sehingga tidak ada satupun makanan dan minuman yang berhasil masuk ke dalam tubuh ibu hamil. Akibatnya adalah ibu hamil merasakan lemas dan lesu.

2, Berat Badan Menurun

Ibu hamil yang mengalami morning sickness lebih dari 3 bulan dan tidak bisa mengkonsumsi makanan dan minuman jenis apapun, sehingga berat badan yang menurun. Waspadai jika ibu hamil dalam tiga bulan kehamilan pertama tidak meningkat berat badannya.

3. Tekanan Darah Rendah

Ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum akan memiliki tekanan darah yang menurun bahkan sangat rendah. Hal itu dikarenakan pasokan energi pada ibu hamil tidak ada. Energi yang sedikit bisa menyebabkan ibu hamil terkena tekanan darah rendah.

4. Mata Cekung

Ibu hamil yang berat badannya menurun akan memiliki mata yang cekung. Mata yang cekung tersebut sama dengan mata orang yang terkena mal nutrisi.

5. Sering Tidak Sadar

Dalam kondisi berat hiperemesis gravidarum bisa sampai menyebabkan ibu hamil sering kehilangan kesadaran. Saat ibu hamil mengalami ketidak sadaran sebaiknya segera mengunjungi dokter atau bidan untuk penanganan lebih lanjut.

6. Koma

Ibu hamil yang sering mengalami ketidak sadaran akibat hiperemesis gravidarum bisa sampai terkena koma. Kesadaran yang tidak stabil membuat ibu hamil rentan untuk terkena koma.

7. Dehidrasi Hebat

Ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum akan merasakan dehidrasi yang hebat diakibatnya jumlah makanan dan minuman masuk ke dalam tubuhnya sedikit. Mual dan muntah yang ekstrem bisa menyebabkan cairan di dalam tubuh ibu hamil terkuras habis. Oleh sebab itulah ibu hamil akan rentan terkena dehidrasi hebat.

8. Demam

Ibu hamil yang mengalami mual dan muntah secara ekstrem bisa mengalami demam. Suhu tubuh ibu hamil meningkat, namun jika dilakukan tensi. Dia memiliki tensi yang rendah bahkan tensinya akan selalu turun di titik terendah.

9. Denyut Nadi Kecil

Ibu hamil yang mengalami mual dan muntah secara ekstrem dan kemudian terkena hiperemesis gravidarum bisa membuat ibu hamil memiliki denyut nadi yang kecil. Denyut nadi tersebut bahkan bisa sampai tidak terdeteksi karena terlalu kecilnya.

Morning sickness seharusnya terjadi hanya sampai usia kehamilan 3 bulan, namun tidak jarang pula ibu hamil mengalami gangguan kehamilan ini sampai usia kehamilan lebih dari 7 bulan. Ibu hamil yang mengalami morning sickness sampai tujuh bulan atau lebih lamanya harus segera memeriksakan diri ke dokter dikarenakan ibu hamil, karena ditakutkan akan mengalami kekurangan nutrisi dan cairan di dalam tubuhnya.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

6 months ago

Cara Mengatasi Morning Sickness

by

Setelah mengetahui penyebab terjadinya morning sickness ibu hamil harus mengetahui bagaimana caranya mengatasi morning sickness. Berikut ini adalah berbagai macam…