14 Tanda Awal Kehamilan Tanpa Flek Darah di Minggu Pertama Kehamilan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Gejala hamil muda sebelum kehamilan berusia 4 minggu memang menjadi hal yang paling dinantikan oleh semua ibu hamil. Terlebih jika ibu berusaha mendapatkan kehamilan secara alami atau dengan menggunakan program kehamilan. Namun selama ini banyak ibu yang berpikir bahwa awal kehamilan selalu ada flek darah implantasi. Proses ketika sel telur yang sudah dibuahi oleh sel sperma kemudian menempel pada dinding rahim memang membuat gerakan pada dinding rahim. Kemudian akan menyebabkan pendarahan ringan yang sangat berbeda dengan menstruasi. Lalu bagaimana dengan tanda awal kehamilan tanpa flek darah di minggu pertama kehamilan? Berikut ulasan yang bisa Anda simak.

  1. Suhu tubuh basal yang tinggi

Ketika terjadi awal kehamilan maka suhu tubuh basal memang akan naik dari suhu tubuh biasanya. Proses ini juga terjadi sebagai tanda tanda ovulasi ketika masuk usia subur. Sebenarnya selama masa fase lutel suhu basal akan tinggi. Lalu saat terjadi kehamilan maka tingkat progesteron dakan meningkat dan menyebabkan suhu tubuh basal akan tinggi. Saat tidak terjadi kehamilan maka suhu akan menurun dengan cepat.

  1. Terlambat menstruasi

Salah satu penyebab wanita telat datang bulan adalah adanya tanda kehamilan. Hal ini terjadi ketika sel telur memang sudah dibuahi oleh sel sperma kemudian sudah menempel pada dinding rahim. Biasanya periode menstruasi yang normal akan maju setidaknya 3 sampai 5 hari ke depan. Kemudian saat terjadi kehamilan maka otomatis Anda akan terlambat menstruasi selama itu. Anda perlu menunggu selama satu minggu untuk tahu bahwa Anda sedang hamil atau tidak.

  1. Awal morning sickness

Kehamilan satu minggu bisa menyebabkan perubahan hormon progesteron yang sangat jelas. Kemudian inilah yang akan memicu terjadinya morning sickness yang sangat jelas. Awanya Anda mungkin akan merasa mual, sakit kepala dan tubuh yang tidak nyaman. Proses ini juga bisa terjadi ketika kadar gula darah turun cepat saat awal kehamilan. Jadi inilah tanda yang sangat jelas dan sering dialami oleh semua ibu hamil.

  1. Payudara menjadi kencang

Saat awal kehamilan, terutama di minggu pertama maka Anda juga akan merasa payudara menjadi lebih kencang. Payudara belum terlibat besar seperti usia kehamilan yang lebih tua. Tapi payudara hanya menjadi kencang karena perubahan hormon selama awal kehamilan. Saat disentuh maka pada bagian puting menjadi sensitif dan sakit. Hal ini juga disebabkan karena pembuluh vena yang membesar.

  1. Lendir serviks lebih banyak

Saat awal kehamilan maka produksi lendir serviks juga akan menjadi lebih banyak. Hal ini sering dianggap sebagai keputihan di awal kehamilan yang membuat ibu lebih khawatir. Namun cairan serviks berbeda dengan keputihan. Struktur cairan lebih ringan dan cair. Saat dalam tahap ringan maka tidak sampai membutuhkan pembalut ringan. Namun ibu harus khawatir jika disertai dengan rasa gatal dan tidak nyaman. Termasuk jika ibu mengalami berbagai ciri ciri keputihan yang berbahaya.

  1. Tubuh merasa sangat lelah

Ketika terjadi awal kehamilan maka tubuh ibu juga bisa menjadi sangat lelah. Bahkan karena mudah lelah maka ibu hamil cenderung lebih cepat tidur atau membutuhkan waktu tidur yang lebih lama. Sebenarnya ada banyak penyebab ibu hamil cepat lelah yang terjadi di trimester pertama. Namun yang paling berpengaruh adalah proses metabolisme tubuh yang lebih cepat karena rahim bersiap untuk pertumbuhan janin. Kemudian efek perubahan hormon progesteron yang tinggi juga bisa membuat tubuh ibu menjadi sangat lelah.

  1. Sering

Sering kencing saat hamil sudah terjadi sejak awal kehamilan dan ini bisa membuat ibu merasa tidak nyaman. Saat awal kehamilan maka embrio yang berkembang mengeluarkan hormon hCG yang sangat tinggi. Proses ini akan meningkatkan aliran darah pada panggul. Kemudian kandung kemih menjadi lebih sensitif sehingga tidak tahan untuk menyimpan urin. Sebaiknya ibu juga tidak menahan buang air kecil agar tidak terkena infeksi saluran kemih pada ibu hamil.

  1. Kram perut ringan

Saat awal kehamilan maka ibu biasanya juga merasakan kram perut yang ringan. Tapi kram perut saat hamil muda normalkah? Sebenarnya ini tanda yang sangat normal. Biasanya ketika mengeluarkan darah awal kehamilan maka kram perut ringan tetap terjadi. Tapi saat tidak mengeluarkan darah maka itu juga akan terjadi. Hal ini terjadi saat rahim berkontraksi untuk menyiapkan pertumbuhan janin. Tapi saat ibu mengalami kram parah yang menyebabkan sulit bergerak maka segera lakukan pemeriksaan. Bisa jadi kram parah yang menyakitkan menjadi gejala kehamilan ektopik.

  1. Gas dan konstipasi

Perubahan hormon yang sangat jelas dalam tubuh ibu biasanya juga menjadi penyebab ibu hamil sering kentut. Hormon progesteron yang sangat tinggi saat hamil akan membuat gerakan usus menjadi lebih lambat. Akhirnya gas dalam pencernaan ibu juga menjadi lebih banyak. Hal inilah yang membuat ibu juga sering sembelit atau kontripasi. Untuk mengatasi ini maka ibu sebaiknya tetap mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi dan menjauhi semua makanan pemicu gas perut.

  1. Hidung menjadi sensitif

Saat ibu sedang hamil muda maka biasanya hidung ibu juga akan menjadi lebih sensitif. Inilah yang membuat ibu lebih mudah mual dan muntah saat mencium aroma yang kuat. Biasanya saat awal kehamilan maka ibu tidak mau mencium aroma parfum, makanan yang amis dan bau-bau yang tajam. Semua ini juga dipengaruhi oleh perubahan hormon dalam tubuh ibu.

  1. Flu

Saat awal kehamilan maka tubuh ibu akan menganggap jika janin dalam rahim sebagai benda asing. Beberapa ibu juga menjadi sangat sensitif sehingga tubuh menjadi sakit saat awal kehamilan. Salah satu penyakit yang sering terjadi adalah flu atau pilek. Ini terjadi ketika sistem antibodi dalam tubuh ibu menurun dengan cepat akibat pertumbuhan janin. Hasilnya tubuh ibu merespon perubahan hormon dan janin seperti penyakit. Tapi ibu tidak perlu khawatir karena semua gejala ini akan hilang saat masuk trimester kedua.

  1. Jerawat berlebihan

Beberapa ibu juga bisa mengalami perubahan kondisi kulit wajah yang menjadi lebih sensitif. Perubahan hormon dalam tubuh ibu akan menyebabkan jerawat yang lebih banyak. Namun sebaiknya ibu tidak menggunakan berbagai kosmetik untuk menghilangkan jerawat. Ibu cukup membersihkan wajah secara teratur sehingga jerawat tetap bisa dikendalikan. Karena ini pengaruh hormon dari dalam tubuh ibu maka bisa saja jerawat berlangsung selama kehamilan.

  1. Perubahan warna pada vagina

Saat terjadi awal tanda kehamilan maka perubahan warna vagina juga akan terjadi dengan cepat. Hal ini sebenarnya bisa terjadi karena peredaran darah pada bagian panggul menjadi lebih banyak. Darah yang lebih banyak diperlukan untuk pertumbuhan janin. Tapi efek sampingnya bisa membuat bagian vagina menjadi lebih ungu. Karena ini hal yang sangat normal maka ibu tidak perlu khawatir.

  1. Mudah marah

Perubahan hormon dan kondisi tubuh yang tidak nyaman akan menyebabkan ibu menjadi lebih mudah marah. Hal ini juga bisa membuat ibu hamil menjadi lebih mudah menangis dan merasa tidak bahagia. Tapi sebaiknya ibu tidak merasa berlebihan karena ini hanya pengaruh hormon saja. Ibu tidak perlu merasa menyiksa perasaan sendiri karena bisa berpengaruh untuk kehamilan. Jadi sebaiknya ibu juga perlu mendapatkan dukungan dari suami dan keluarga.

Nah inilah semua tanda awal kehamilan tanpa flek pada minggu pertama kehamilan. Meskipun ibu tidak mengeluarkan flek bercak darah saat hamil muda  namun ibu tidak perlu khawatir. Hal yang terpenting adalah  segera lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan atau bidan untuk tahu, apakah sedang hamil atau tidak saat sudah terlambat menstruasi.

fbWhatsappTwitterLinkedIn