Kram Perut Saat Hamil Muda, Normalkah?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kram perut saat masa kehamilan pada umumnya adalah kondisi normal, apalagi jika letak kram nya ada di bagian perut bawah yaitu tepat pada rahim. Namun apabila rasa kram disertai dengan nyeri yang sangat hebat dan juga pendarahan. Sebaiknya Anda harus waspada. Karena bisa jadi kram tersebut adalah salah satu tanda akan keguguran. Saat awal kehamilan, beberapa perempuan mengira bahwa kram pada bagian perut yang disertai adanya bercak darah merupakan akibat siklus mensturasi. Keluarnya darah saat awal kehamilan disebut juga dengan istilah spotting. Kram atau spotinggi merupakan salah satu gejala klasik implantasi yang terjadi akibat sel telur yang telah dibuahi menempel di lapisan dinding rahim. Pada kebanyakan kasus spotting, darah keluar akan hilang dalam jangka waktu 2-3 hari dan untuk kram nya akan tetap ada di masa awal kehamilan. Saat masa kehamilan, rahim akan semakin membesar dan membuat ligament penopang rahim dan juga otot rahim akan menjadi merenggang. Ini yang menjadi salah satu penyebab kram perut secara umum saat hamil muda. Lalu apa yang menjadi penyebab potensial kram perut saat hamil muda? Berikut ulasannya.(baca: Sakit Perut Saat Hamil Muda – perut melilit saat hamil – goncangan pada ibu hamil )

  1. Kehamilan Kimia

Kehamilan kimia adalah keguguran yang terjadi pada saat awal masa kehamilan. Karena sangat awal sekali akibatnya banyak ibu Hamill tidak menyadari. Sebab pada umumnya akan terjadi pada waktu mensturasi. Kondisi ini berarti sperma sudah membuahi sel telur. Namun sel telur yang telah dibuahi tidak dapat bertahan. Walaupun kondisi seperti ini akan terjadi saat awal kehamilan, tetap saja aka nada perubahan hormone yang dapat mengakibatkan tes kehamilan yang menunjukan hasi positif. Hormon yang diukur pada tes kehamilan dikenal dengan nama HCG atau Huma Chorionic Gonadotrophin. Ini merupakan salah satu tanda tes kehamilan yang awal nya positif kemudian secara tiba-tiba menjadi negatif.

Informasi tanda keguguran muda:

  1. Disebabkan karena nyeri ligament

Kram perut yang terjadi pada masa tirmester pertama dan kedua bisa disebabkan karena rahim yang semakin membesar dan ligamen penyokong ikut meregang. Sehingga akan mengakibatkan adanya keluhan sangat nyeri seperti sedang ditusuk-tusuk. Inilah yang menyebabkan perut ibu yang sedang hamil muda terasa sangat kencang. (baca: cara membedakan darah haid dan darah awal kehamilan –  Flek bercak darah saat hamil muda )

Informasi tanda kehamilan:

  1. Keguguran

Keguguran atau abortus biasanya juga akan ditandai dengan rasa kram pada bagian perut di tambah dengan adanya pendrahan. Pada kebanyakan kasus, keguguran biasanya akan terjadi saat usia memasuki usia 13-20 minggu. Jika keguguran terjadi lebih dari usia 20 minggu maka ini dinamakan kehaliran mati atau stillbirth. Untuk itu jika memang Anda merasakan kram perut disertai pendarahan segeralah berkonsultasi pada dokter.

Informasi kehamilan tidak normal:

  1. Adanya perubahan hormon

Rasa kram perut saat hami muda juga bisa disebabkan karena adanya perubahan hormon. Saat sedang masa pembuahan, tubuh biasanya akan menghasilkan hormon, yaitu estrogen, progesterone dan hCG. Setiap hormone yang dihasilkan akan mempengaruhi pada kondisi tubuh. Namu pada tahap awal masa kehamilan, biasanya hormon tersebut akan diproduksi banyak. Akibatknya rasa nyeri dan kram akan menyerang.

Informasi morning sickness:

  1. Ada infeksi pada saluran kemih

Kram pada perut saat sedang hamil muda juga bisa disebabkan karena adanya infeksi pada saluran kemih. Tidak hanya kram, Anda juga akan merasakan nyeri saat mengeluarkan air urin dan bisa juga Anda mengakami demam. Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang penyebabnya adalah bakteri dari luar tubuh kemudian masuk lewat kandung kemih dan sampai pada uretra. (baca: Baca juga: sering kencing saat hamil – akibat kelebihan albumin bagi ibu hamil – infeksi saluran kemih pada ibu hamil – gejala adanya kista di rahim.)

  1. Kehamilan ektropik

Kehamilan ektropik merupakan kehamilan yang terjadi di luar rahim. Kondisi ini terjadi karena saat sel telur sedang dibuahi malah menempel pada organ yang ada di luar rahim, biasanya akan menempel pada saluran tuba. Kondisi seperti ini akan mengakibatkan kehamilan tidak dapat berkembang dan menjadi janin.

Informasi kehamilan ektopik:

  1. Gas yang terlalu berlebihan didalam perut

Kram juga bisa disebabkan adanya kelebihan gas dalam perut. Akibatnya otot bagian perut tidak dapat rileks dan akan semakin lambat saat sedang mencerna makanan. Terkadang rasa nyeri juga tidak hanya menyerang bagian perut. Tapi juga bisa sampai punggung atau dada. Ini adalah kondisi normal terjadi, sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Informasi maag ibu hamil:

  1. Karena berhubungan seks

Kram juga bisa terjadi sesudah melakukan hubungan seks dan orgasme. Rasa kram juga bisa diikuti nyeri pada bagian pinggang. Ini disebabkan karena bagian vagina dan juga rahim berdenyut saat sedang orgasme akibatnya akan meninggalkan rasa kram perut. Namun kondisi ini tidak akan terlalu lama, biasanya dalam beberapa menit atau jam akan selesai.

Informasi larangan ibu hamil muda:

Cara mengatasi kram perut saat hamil muda

  1. Apabila kram terjadi saat awal kehamilan, Anda bisa coba mengatasinya dengan mengkonsumsi air putih ketika sedang kram. Anda juga bisa bisa bersantai atau berjalan-jalan agar rasa kram semakin berkurang.  (baca: bahaya dehidrasi bagi ibu hamil – tanda tanda dehidrasi pada ibu hamil)
  2. Melakukan olahraga saat masa kehamilan juga bisa membantu untuk mengurangi rasa kram. Anda bisa coba melakukan olahraga yang dapat menguatkan otot bagian panggul dan purut. Selain dapat mengurangi rasa kram, olahraga tersebut juga bisa membuat otor rahim dan ligament semakin kuat dan akan tahan jika ada tekanan oleh bayi. (baca: olah raga untuk ibu hamil. – olah raga yang dilarang untuk ibu hamil )
  3. Anda juga coba memijat atau mengkompres perut menggunakan air hangat. Usahakan dilakukan dengan perlahan dan dalam keadaan rileks.
  4. Jika rasa nyeri memang benar-benar tidak bisa Anda atasi, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Kemungkinan dokter akan memberikan beberap resep untuk mengurangi rasa kram tersebut. (baca: penyebab ibu hamil susah tidur)
  5. Jangan mengatasi kram dengan obat yang tidak jelas
  6. Anda bisa beristirahat dengan tenang. Karena jika pikiran Anda tenang dan badan terasa lebih santai biasanya akan mempengaruhi pada rasa kram.
  7. Minumlah air hangan agar perut juga terasa lebih nyaman.
  8. Anda bisa mengoleskan minyak kayu putih agar perut Anda sedikit terasa nyaman.
  9. Anda bisa menambahkan bantal pada punggung saat sedang duduk, sehingga perut akan terasa semakin nyaman.
  10. Jika rasa sakit disebabkan karena berhubungan seks, Anda bisa coba memijat bagian punggung secara perlahan agar rasa sakitnya semakin berkurang.
  11. Jika rasa nyeri kram terjadi dibagian kiri, sebaiknya Anda berbaring ke arah kanan, begitu juga sebaliknya.

Kapan seharusnya Anda benar-benar menghubungi dokter saat sedang kram?

Sangat penting untuk diketahui, bahwa kram perut yang terjadi pada masa kehamilan usia muda biasanya akan terjadi dan salah satu hal normal. Namun jika Anda sedikit khawatir, sebaiknya segera menghubungi dokter dan melakukan pemeriksaan. Jika rasa kram tidak terlalu parah dan tidak ada gejala pendarahan, kemungkinan Anda ini adalah normal. Anda hanya perlu menunggu selam 1-3 hari agar bisa memastikan apakah rasa kram berkelanjutan atau tidak.

Segeralah menghubungi dokter jika kram diikuti gejala seperti:

  1. Pendarahan yang berat dan terus menerus
  2. Ada gumpalan jaringan yang berwarna merah muda atau abu.
  3. Terjadi pendarahan seperti bercak, dengan jangka waktu 3-4 hari
  4. Perut bagian bawah sangat terasa sakit saat kram sedang terjadi
  5. Kram yang benar-benar sakit dan tidak bisa diatasi dengan cara apapun
  6. Kram yang membuat ibu hamil menjadi pingsan atau lemas sekali

Informasi keguguran:

Itulah pembahasan mengenai kram perut saat hamil muda. Memang pada umumnya, bagi Anda yang baru saja merasakan masa kehamilan akan sedikit khawatir jika kondisi kram terjadi. Sehingga ada baiknya, saat masa kehamilan atau sebelum Anda memasuki masa kehamilan, Anda bisa menambah pengetahuan mengenai hal-hal yang akan berhubungan dengan ibu hamil.

fbWhatsappTwitterLinkedIn