11 Ciri Dinding Rahim Menebal Tanda Hamil yang Wajib Diketahui

Banyak yang melakukan pencarian di internet melalui mesin pencari tentang ciri dinding rahim menebal tanda hamil. Sebenarnya, pada wanita yang sudah mengalami menstruasi, setiap bulan atau dalam satu siklus menstruasi dinding rahimnya sudah pasti menebal di saat ovarium melakukan pelepasan sel telur. Ketika satu tel telur pecah dari folikel telur di ovarium dan mengalami pemasakan, sel telur akan dilepaskan ke saluran telur atau tuba fallopi.

Seiring dengan masaknya sel telur, kadar hormon estrogen ikut naik. Naiknya kadar hormon estrogen akan merangsang dinding rahim untuk melakukan penebalan. Penebalan dinsing rahim bertujuan untuk mempersiapkan tempat tinggal untuk janin saat sel telur berhasil dibuahi oleh sperma. Apabila pembuahan sel telur dan sel sperma telah terjadi, maka kedua sel tersebut akan menyatu, lalu melakukan pembelahan sehingga berkembang menjadi embrio.

Baca juga:

Embrio lalu bergerak dari saluran telur menuju dinding rahim dan tertanam di sana. Peristiwa inilah yang disebut dengan implantasi. Implantasi seringkali menimbulkan pecahnya pembuluh darah di daerah dinding rahim, dan menyebabkan darah keluar meskipun dalam jumlah sedikit. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa wanita yang hamil muda mengeluarkan bercak darah atau flek. Proses implantasi ini kemudian dilanjutkan dengan perkembangan janin hingga 40 minggu ke depan hingga menjadi bayi yang siap dilahirkan.

Apabila terjadi sebaliknya yaitu saat sel telur tidak berhasil dibuahi oleh sperma (pembuahan ternyata gagal atau pasangan suami istri memang tidak melakukan hubungan intim), maka dinding rahim yang menebal yang merupakan bakal tempat tinggal janin akan meluruh. Proses peluruhan itu dipengaruhi oleh turunnya kadar hormon estrogen dan naiknya kadar progesteron. Progesteron memiliki fungsi untuk meluruhkan dinding rahim.

Jadi pada kenyataannya, tidak ada pertanda khusus yang merupakan ciri dinding rahim menebal tanda hamil, karena rahim yang menebal itu karena dua alasan: karena akan haid atau sudah ditanami embrio hasil pembuahan. Jika seorang wanita hamil, maka dinding rahimnya atau endometriumnya bukan hanya menebal, tetapi juga terlihat adaya kantung kehamilan yang terdeteksi melalui USG.

Untuk Ciri Dinding Rahim Menebal Tanda Hamil :

1. Naiknya suhu tubuh

Wanita yang sedang hamil muda biasanya mengalami kenaikan suhu tubuh sedikit di atas ambang normal, namun tidak sampai demam. Kenaikan suhu tubuh ini akan lebih akurat jika diukur dengan termometer. Jika seseorang ingin mendekteksi suhu tubuhnya, sebaiknya hindari waktu pagi atau malam hari karena pada waktu tersebut suhu tubuh manusia memang cenderung lebih tinggi dari biasanya. Namun, tidak semua wanita yang sedang hamil muda mengalami kenaikan suhu.

2. Merasa mual dan muntah

Naiknya kadar hormon kehamilan adakalanya memicu kenaikan asam lambung. Naiknya asam lambung dapat membuat seorang wanita hamil merasakan mual dan ingin muntah. Gejala ini biasanya akan semakin parah di pagi hari, atau yang biasa dikenal dengan gejala morning sickness.

Baca juga:

3. Sering merasa lelah

Wanita yang sedang hamil muda cenderung merasa lelah lebih cepat dan lebih sering dari biasanya meskipun ia tidak sedang melakukan aktivitas yang berat maupun banyak. Perubahan hormon dalam dirinya saat hamil dapat merangsang perubahan fisik dan menguras energinya sehingga ia mudah merasa lelah.

Baca juga:

4. Payudara membesar

Ciri selanjutnya dari wanita yang sedang hamil adalah adanya perubahan ukuran payudaranya yang semakin membesar. Perubahan ini diiringi dengan teksturnya yang menjadi semakin lembut. Selain itu, puting payudara wanita hamil juga cenderung menggelap. Area di sekitar puting pun ikut menggelap dan diiringi dengan munculnya bintik-bintik kecil yang disebut kelenjar Montgomery. Perubahan bentuk payudara ini akan terus berlangsung selama masa kehamilan hingga trisemester kedua hingga payudara terasa berat dan sesak.

5. Mengidam

Mengidam identik dengan ibu hamil. Konon, hal itu merupakan “bawaan bayi” dan harus selalu dituruti. Apabila seorang wanita mengidam, sebenarnya itu hanyalah faktor psikis yang terjadi pada diri wanita. Mengidam sendiri bisa menjadi pertanda bahwa saat itu wanita sedang kekurangan nutrisi bagi dirinya dan janin yang sedang dikandungnya. Faktanya, ngidam tidak selalu harus dituruti, terutama jika ibu hamil tiba-tiba menginginkan hal-hal aneh, seperti ingin merokok, ingin kopi, ingin minuman beralkohol, ingin soda, dan lain-lain. Untk mengatasinya, jika wanita hamil sedang mengalami perasaan mengidam maka sebaiknya ia segera mengonsumsi makanan sehat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bagi dirinya dan janin yang dikandungnya.

Baca juga:

6. Pembesaran di bagian tubuh tertentu

Selain di payudara, beberapa bagian tubuh tertentu juga akan membesar misalkan di bagian paha, lengan, dan juga bokong. Perbesaran bagian tubuh ini akn semakin terasa saat pakaian sehari-harinya tidak terasa muat lagi seperti biasanya. Meskipun terjadi pembesaran, berat badan wanita hamil muda cenderung berkurang karena efek dari mual dan muntah yang dideritanya. Penurunan berat badan tersebut masih bisa dibilang normal selama penurunannya tidak berlangsung secara drastis.

7. Sering buang air kecil

Perasaan ingin buang air kecil akan semakin sering terjadi saat seorang wanita sedang hamil. Hal ini dikarenakan oleh hormon kehamilan yang merangsang aliran darag menuju ginjal mengalir lebih deras dari biasanya, sehingga ginjal akan menyaring lebih banyak cairan yang masuk ke dalam tubuh, sehingga volum urin yang terbentuk semakin banyak pula. Semakin banyak urin yang diproduksi oleh ginjal, maka kantung urin akan semakin cepat penuh.

Baca juga:

Kemudian, kehamilan pada wanita yang ditandai dengan tumbuhnya cairan plasenta juga mempengaruhi hasrat ingin buang air kecil. Mengapa? Karena tumbuhnya cairan plasenta di rahim akan membuat rongga perut semakin sempit, sehingga beberapa organ tubuh akan tertekan, misalkan pada kandung kemih. hal inilah yang menyebabkan wanita yang sedang hamil muda lebih sering ingin buang air kecil daripada dalam keadaan normal. Namun, wanita hamil harus waspada akan bahaya dehidrasi. Oleh karena itu, ia harus mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya dengan minum air atau mengonsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan air yang banyak.

8. Sakit kepala dan pusing

Sakit kepala, pusing, hingga migrain kerap dialami oleh wanita yang mengalami hamil muda. Biasanya rasa sakit kepala ini menyerang wanita hamil yang usia kandungannya sudah mencapai empat bulan. Istirahat teratur, pijatan yang tepat di kepala, pemberian minyak angin, dan minum minuman hangat dapat meredakan rasa sakit pada kepala. Jika ingin minum obat, sebaiknya wanita yang sedang hamil mengonsultasikan obat-obatan apa yang cocok untuk ia konsumsi kepada dokter.

9. Berhenti menstruasi

Tanda-tanda selanjutnya tentu saja wanita hamil akan berhenti menstruasi. Darah menstruasi berasal dari pembuluh darah yang pecah dan dinding sel rahim yang meluruh. Namun, dinding rahim yang biasanya meluruh saat sel telur tidak dibuahi sperma justru menjadi kian berkembang dan diisi cairan plasenta sebagai tempat tinggal yang aman bagi janin yang sedang berkembang saat pembuahan berhasil terjadi.

Baca juga:

10. Hasil testpack positif 

Wanita yang sedang hamil dapat mengecek kehamilannya dengan menggunakan strip uji kehamilan yang dijual bebas di apotik. Strip uji kehamilan akan mendeteksi adanya hormon kehamilan hCG dalam urin. Hormon ini paling tinggi biasanya pada pagi hari, oleh karena itu banyak alat uji kehamilan yang mengharuskan penggunanya mengambil air seni pada pagi hari saat belum meminum atau mengonsumsi apapun. Apabila strip uji menunjukkan hasil dua garis, maka ia dinyatakan positif hamil. Untuk lebih meyakinkan seseorang apakah ia hamil atau tidak, uji ini bisa dilakukan beberapa kali. Agar lebih valid lagi, seorang wanita bisa memeriksakan kandungannya ke dokter kandungan untuk dicek apakah ia benar-benar hamil.

Baca juga:

11. Ditemukan adanya kantung kehamilan

Ciri rahim menebal tanda hamil mungkin agak sulit dideteksi tanpa melaui USG yang dilakukan oleh dokter. Melalui USG, dokter akan mendeteksi adanya gestational sac atau kantung kehamilan yang membuktikan seorang wanita benar-benar hamil. Kantung kehamilan ini berukuran kecil, berwarna hitam jika dilihat melalui USG, dan dapat dideteksi saat usia kehamilan mencapai 5 minggu.

Baca juga: