Bolehkah Ibu Hamil Tidak Memakai Celana Dalam? Amankah?

Pada wanita yang sedang hamil tentu akan mengalami perubahan fisik yang sangat besar. Misalnya saja payudara membesar, bagian pinggul membesar, paha membesar dan beberapa bagian lainnya. Hal ini disebabkan anda sedang mengandung seorang bayi, dan hormon yang ada dalam tubuh anda saat mengandung, sangat mempengaruhi perubahan bentuk tubuh wanita yang sedang hamil. Jika anda juga mengalami perubahan fisik tersebut, maka jangan khawatir dan malu. Karena perubahan tersebut sangatlah wajar terjadi pada setiap wanita hamil dan menyusui. Ada banyak hal yang harus diperhatikan wanita yang sedang hamil, misalnya saja makanan, pakaian, gaya hidup dan lain sebagainya. Kali ini kami akan memberikan anda informasi tentang bagaimana cara memilih pakaian dalam wanita hamil, dan bolehkah ibu hamil tidak memakai celana dalam?  (baca: tips bekerja saat hamil – tips memilih baju hamil untuk kerja – penyebab pendarahan saat hamil )

Manfaat Tidak Memakai Celana Dalam

  1. Mengurangsi resiko terinfeksi jamur

Jamur akan lebih sering tumbuh ditempat yang lembab. Tempat yang lembab ini ada banyak, misal pada celana dalam manusia dan salah satunya pada celana dalam ibu hamil juga. Jamur akan sangat berbahayauntuk ibu hamil, karena jamur tersebut bisa menginfeksi ibu yang sedang hamil. Ibu yang sedang hamil bisa saja terinfeksi jamur, tidak hanya ibu nya saja tapi juga bayi yang ada dalam kandungannya.

Salah satu manfaat ibu hamil tidak menggunakan celana dalam adalah terhindar dari infeksi jamur. Tentu ini sangat baik bagi ibu hamil, dan jika anda saat ini dalam masa mengandung, akan lebih baik ketika anda tidur tidak menggunakan celana dalam. Cara lainnya adalah gunakan tisu untuk mengeringkan bagian vagina anda setelah buang air kecil.

Informasi keputihan ibu hamil:

  1. Membuat tubuh rileks

Manfaat tidak menggunakan bra dan celana dalam adalah terhindar dari stres. Anda Anda akan merasa lebih rileks ketika anda tidak menggunakan celana dalam atau bra, tentu hal ini akan sangat baik untuk ibu hamil. Anda bisa melepas bra dan celana dalam saat mau tidur, atau bisa juga saat dirumah sudah tidak ada anak-anak anda yang lainnya. (baca: ibu hamil pakai baju ketat bolehkah – manfaat korset ibu hamilmanfaat menggunakan korset setelah melahirkan)

  1. Mempermudah pelepasan oksitoksin

Tahukah anda jika melepas bra dan celana dalam bisa melepaskan oksitoksin dan menyebabkan ibu hamil merasa bahagia. Jika anda sedang dalam masa mengandung, cobalah untuk menanggalkan pakaian dalam anda ketika akan tidur. Dengan melakukan hal tersebut, maka tubuh anda akan lebih nyaman, aman, dan bahkan anda juga akan merasa bahagia. 


Informasi ASI dan susu formula:

  1. Melancarkan sirkulasi darah ibu hamil

Melepaskan bra dan celana dalam bisa melancarkan sistem peredaran darah bagi ibu hamil. Jika anda ingin peredaran darah anda lancar, maka anda bisa mencoba untuk melepaskan pakaian dalam anda saat akan tidur. Dengan melepaskan bra maka sirkulasi darah anda akan lancar, dan begitu juga jika anda melepaskan celana dalam, maka tubuh anda akan terasa lebih rileks dan bahagia.

Informasi sakit pinggang ibu hamil:

  1. Membuat tidur ibu hamil nyenyak

Tahukah anda  jika dengan melepaskan bra dan celana dalam, bisa membuat tidur ibu hamil lebih neynyak. Jika anda dalam masa mengandung dan merasa kesulitan untuk tidur, maka anda bisa mencoba untuk melepaskan bra dan celana dalam sebelum tidur. Anda bisa menggunakan daster tipis berbahan katun, dan menggunakan selimut yang lembut, dan dengan begitu tidur anda saat masa kehamilan akan lebih nyenyak dibandingkan sebelumnya.

Informasi tidur ibu hamil:

  1. Mengurangi stres pada ibu hamil

Sudah banyak dijelaskan jika ibu hamil melepaskan celana dalam dan bra nya bisa membuat rileks. Dan jika ibu hamil rileks, tentu ia akan terhindar dari stres dan tegang. (Baca:  stres saat hamil – cara menghilangkan stres saat hamil – bahaya sering emosi saat hamil – bahaya banyak pikiran untuk ibu hamil)

Jenis Pakaian Untuk Ibu Hamil

Jika anda saat ini dalam masa mengandung, maka sebaiknya perhatikan juga jenis pakaian yang anda gunakan. Pilihlah pakaian yang berbahan lembut, dingin, dan mudah menyerap keringat. Jangan terlalu sering menggunakan baju tebal, karena bisa meningkatkan suhu tubuh anda. Pilihlah pakaian berbahan kaos tipis, kemeja katun yang mudah menyerap keringat dan beberapa bahan baju lainnya.

Selain itu perhatikan juga kebersihan pakaian yang anda gunakan, karena jika pakaian kotor akan sangat mengganggu kenyamanan anda. Pilihlah pakaian yang nyaman digunakan, jangan menggunakan pakaian yang ketat. Karena jika anda menggunakan pakaian ketat, maka sirkulasi darah anda juga terganggu. Hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan pada tubuh anda seperti dibagian, kaki, tangan, dan beberapa bagian lainnya.

Jenis Pakaian Dalam Ibu Hamil

Ibu hamil sebagainya menggunakan pakaian dalam yang nyaman, perhatikan juga bahan, ukuran dan modelnya. Jangan memilih baju dalam yang motif bagus, namun saat dipakai terasa tidak nyaman seperti terlalu ketat dan lain sebagainya. Pilihlah pakaian dalam yang biasa saja, polos tanpa motif dan berbahan ramah tentunya. Bahan yang paling baik untuk ibu hamil adalah bahan katun yang lembut. Ukuran celana dalam juga harus yang nyaman sesuai dengan perkembangan janin dalam kandungan.


Informasi perkembangan janin:

Jadi bolehkah ibu hamil tidak memakai celana dalam? Kesimpulannya adalah ibu hamil diperbolehkan untuk tidak memakai celana dalam, baik ketika tidur ataupun di dalam rumah. Karena dengan melepaskan celana dalam ketika mau tidur, ibu hamil akan lebih rileks dan akan lebih nyenyak tidurnya. Selain itu ketika ibu hamil keluar rumah sebaiknya ibu hamil tetap menggunakan celana dalam, agar tetap aman dari sesuatu yang memebahayakan di luar rumah. Pilihlah jenis celana dalam yang pas dan sesuai untuk ibu hamil, dan pastikan jika anda nyaman menggunakannya. Jangan memaksakan diri anda menggunakan pakaian yang tidak nyaman untuk digunakan, karena hal tersebut bisa membuat anda merasa stres.

, , ,
Post Date: Wednesday 04th, October 2017 / 07:15 Oleh :
Kategori : Kesehatan Bumil