16 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi Paling Alami dan Aman

Penyakit pilek memang bisa terjadi pada siapapun, termasuk dewasa dan anak-anak. Bahkan pilek juga bisa terjadi pada bayi yang baru dilahirkan atau bayi yang sudah berumur beberapa bulan. Merawat bayi yang pilek tentu akan membuat orang tua merasa sedih. Biasanya bayi yang pilek akan menangis terus menerus karena tidak nyaman, demam, batuk, tidak nafsu minum dan tubuh bayi terlihat sangat lemah. Jika tidak segera diatasi, maka pilek pada bayi bisa menyebabkan komplikasi kesehatan lain seperti penyebab berat badan bayi tidak naik. (baca: penyebab bayi pilek dan cara mengatasinya)

Berikut ini merupakan beberapa perawatan untuk cara mengatasi pilek pada bayi :

  1. Berikan ASI

Hal yang paling penting untuk diberikan ketika bayi Anda pilek adalah ASI. Bagi ibu yang memberikan ASI eksklusif maka ASI menjadi obat alami untuk meredakan pilek sehingga perlu menjauhi pantangan ibu menyusui. Pertama ASI akan mengatasi bayi dari dehidrasi sehingga tidak membuat pilek bayi menjadi lebih parah. Sementara itu ASI juga mengandung jenis antibodi khusus yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. ASI adalah obat yang paling menguntungkan untuk bayi Anda. Jika bayi Anda tidak mau minum ASI secara langsung maka cobalah cara memerah ASI dengan tangan dan melakukan cara memperbanyak ASI perah. Bayi Anda bisa menjadi lebih nyaman dengan cara ini. (baca: cara menyimpan ASI – cara memberikan ASI perah)

  1. Berikan susu formula

Untuk bayi yang telah terbiasa menerima susu formula, maka Anda harus tetap memberikan susu formua selama bayi pilek. Susu formula memang tidak mengandung antibodi alami seperti pada ASI, namun bisa mencegah bayi terkena dehidrasi seperti pada manfaat susu formula untuk bayi. Susu formula akan menyumbangkan berbagai jenis vitamin dan mineral dari susu olahan. Dengan berbagai nutrisi ini maka tubuh bayi Anda setidaknya lebih kuat untuk mencegah agar badan bayi tidak terlalu lemah. Namun hentikan pemberian susu formula jika pilek bayi disertai dengan diare. Ketika hal ini terjadi maka segera bawa bayi Anda ke dokter anak. Waspadai jika ada gejala alergi susu sapi pada bayi yang memerlukan cara mengatasi bayi alergi susu sapi.

Informasi diare pada bayi:

  1. Gunakan humidifier untuk ruangan tidur bayi

Untuk membuat bayi bisa tidur dengan nyenyak, maka gunakan alat humidifier untuk ruangan bayi Anda. Anda bisa mencoba menambahkan beberapa tetes minyak alami seperti minyak kayu putih atau minyak telon untuk alat humidifier. Suhu hangat dari alat humidifier dan aroma yang menenangkan bisa membantu bayi agar bisa beristirahat dan tidak sering menangis. Jika Anda menggunakan AC sebagai pendingin ruangan saat udara panas, maka atur agar suhunya tidak membuat bayi kedinginan sehingga pilek menjadi lebih parah. Pengaturan suhu AC sangat penting untuk mencegah adanya bahaya AC bagi balita. (baca: bahaya bayi minum minyak telon)

  1. Bersihkan hidung bayi dari lendir yang menyumbat

Umumnya bayi masih menggunakan hidung sebagai saluran utama untuk bernafas. Ketika bayi Anda terkena pilek maka biasanya bayi akan sulit untuk bernafas dan membuat bayi tidak bisa tidur. Terlebih untuk bayi yang baru lahir dan sering tidur dengan posisi telentang sesuai dengan posisi tidur bayi yang baik. Sebab bayi tidur tengkurap setelah lahir memang tidak diperbolehkan dalam dunia medis. Bayi umumnya belum bisa membersihkan lendir dari hidung sehingga Anda perlu membantu.

Caranya adalah dengan menarik lendir bayi menggunakan alat khusus. Anda bisa mencoba beberapa alat yang biasanya digunakan untuk anak-anak namun gunakan secara hati-hati. Jika Anda ingin mengeluarkan lendir secara alami maka teteskan sedikit air ke bagian hidung bayi lalu miringkan bayi. Kemudian biasanya lendir akan keluar dan bisa ditarik dengan handuk yang bersih. Selain itu ketika bayi sedang pilek maka jangan sebaiknya ibu jangan menyusui sambil tiduran

  1. Turunkan demam pada bayi

Pilek pada bayi biasanya selalu disertai dengan demam seperti pada gejala campak pada bayi. Hal ini sering menyebabkan bayi menangis terus karena badan yang tidak nyaman. Jika demam sangat tinggi dan tidak diobati maka bayi bisa terkena bahaya kejang demam pada anak. Anda bisa mencoba untuk menurunkan demam bayi dengan cara alami seperti:

  1. Buat posisi kepala bayi agak tinggi saat tidur

Ketika bayi tidur saat terkena pilek maka biasanya bayi tidak nyaman dan sering terbangun. Untuk mencegah bayi tidak cukup tidur maka tinggikan bagian kepala bayi saat tidur. Posisi ini bisa membantu mengalirkan lendir dari hidung bayi sehingga bayi bisa bernafas dengan baik. Untuk itu Anda bisa mencoba menempatkan beberapa handuk yang lembut dibawah kepala bayi. Jangan mengganjal kepala bayi dengan bantal karena bisa menyebabkan bayi tidak bisa bernafas dengan baik. Selama bayi tertidur maka jaga agar kepala bayi tidak tegak karena posisi yang kepala yang tidak nyaman. Cara ini bisa membantu bayi tidur cukup sesuai dengan pola tidur bayi 0-12 bulan.

  1. Menguap bayi di ruangan

Sauna seperti pada orang dewasa juga bisa menjadi cara mengatasi pilek pada bayi. Namun tentu caranya adalah dengan mengatur suhu agar tidak terlalu panas dan suhu yang paling nyaman untuk tubuh bayi. Caranya adalah dengan menguap tubuh bayi saat mandi. Ketika bayi akan mandi maka letakkkan air panas di ember atau tempat lain yang lebih aman. Kemudian ajak bayi Anda untuk masuk ke kamar mandi dan tutup ruangan. Uap yang menyebar di kamar mandi atau ruangan lain akan membantu mengeluarkan lendir yang menyumbat pada saluran nafas bayi dan membuat saluran nafas bayi menjadi lebih nyaman. Manfaat menguap sama dengan manfaat baby spa untuk menjaga kesehatan tubuh bayi.

  1. Bersihkan tangan Anda ketika merawat bayi yang pilek

Penyakit pilek disebarkan oleh virus dan sangat cepat untuk menular. Ketika Anda merawat bayi pilek maka biasakan untuk menjaga kebersihan tangan dan lingkungan. Usahakan untuk selalu mencuci tangan setelah membersihkan lendir bayi dengan tissu atau handuk bersih. Setiap tindakan yang akan membuat tangan Anda mengenai bagian saluran pernafasan atau hidung bayi maka segera cuci tangan. Jika bayi Anda sudah bisa bermain maka bersihkan semua mainan agar tidak menyebarkan virus yang lebih luas ke lingkungan dan bayi Anda sendiri. Jika bayi menggunakan botol susu maka Anda juga harus melakukan cara mencuci botol susu bayi agar minuman bayi tetap bersih dan sehat.

  1. Bantu bayi mengeluarkan dahak

Umumnya bayi yang pilek juga disertai dengan batuk. Namun bayi belum bisa batuk secara alami seperti pada anak-anak dan orang dewasa. Sementara ketika pilek maka banyak lendir atau cairan yang akan menjadi dahak dalam saluran pernafasan bayi. Anda bisa mencoba untuk membersihkan dahak agar saluran pernafasan bayi lebih nyaman. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  • Uap bagian hidung dan wajah bayi dengan air panas dan suhu yang paling aman.
  • Sebelum tidur maka cobalah untuk menguap sebentar karena umumnya lendir dan dahak akan terbentuk pada proses sebelum itu.
  • Gunakan humidifier untuk ruangan tidur bayi.
  • Buat posisi bayi tengkurap di pangkuan Anda, lalu tepuk-tepuk ringan pada bagian punggung bayi. Setelah itu miringkan bayi agar semua lendir dan dahak keluar.
  • Lakukan beberapa cara mengatasi batuk pada bayi secara alami atau cara mengobati batuk berdahak pada bayi.
  1. Pijat bayi

Cara melakukan pijat bayi yang benar juga bisa membantu meringankan pilek secara alami. Pijat dengan menekan pada titik titik tubuh bayi tertentu bisa membantu bayi merasa lebih nyaman. Bayi Anda bisa tidur nyenyak setelah dipijat sehingga bayi bisa istirahat dengan baik. Selain itu gerakan pijatan yang baik juga bisa membantu mengeluarkan dahak, membantu bayi bisa batuk dan merangsang bagian tubuh bayi agar bisa memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Jika Anda tidak bisa melakukan pijat bayi sendiri maka lakukan dengan bantuan terapis khusus bayi. Pijat bayi juga sangat efektif untuk mengatasi bayi sering menggeliat dan sebagai cara mengatasi sembelit pada bayi.

  1. Membuat bayi lebih banyak tidur

Tidur dan istirahat untuk bayi bisa membantu tubuh bayi lebih sehat dan nyaman saat terkena pilek. Namun umumnya bayi akan sulit tidur saat pilek karena nafas yang tidak lega, sakit kepala, demam dan berbagai gangguan lain yang tidak nyaman. Karena itu Anda bisa mencoba membantu bayi agar bisa tidur dengan baik. Caranya dengan menemani bayi saat tidur, memberikan ASI hingga bayi merasa puas, mengatur tempat tidur yang nyaman untuk bayi dan memberikan dekapan untuk bayi. Jika bayi rewel saat tidur maka cobalah menggendong bayi. Ada berbagai manfaat menggendong bayi yang bisa membuat bayi lebih baik saat terkena pilek.

  1. Waspadai dengan gejala berlebihan

Umumnya bayi yang pilek akan menunjukkan gejala yang sangat wajar. Namun beberapa penyakit juga bisa menyebabkan bayi pilek pada tahap awal. Jika Anda merasa bayi menunjukkan perkembangan aneh seperti memukul telinga, merasa sangat kesakitan, menangis berlebihan dan demam tinggi, maka bisa jadi bayi Anda terkena penyakit infeksi telinga. Karena itu penting untuk segera membawa bayi ke dokter agar mendapatkan perawatan yang lebih lanjut. Infeksi telinga juga sering terjadi pada bayi yang menggunakan empeng karena memang ada bahaya bayi menggunakan empeng.

  1. Gosok tubuh bayi dengan minyak kelapa

Jika Anda memiliki persediaan minyak kelapa organik, maka gunakan minyak kelapa untuk menggosok tubuh bayi. Minyak kepala bisa membantu tubuh bayi menjadi lebih nyaman dan membuat saluran pernafasan bekerja lebih bayi. Gosokkan minyak kelapa perlahan pada bagian telapak kaki bayi, kaki bayi lalu ke semua bagian punggung bayi dan perut bayi. Jangan memberikan minyak kelapa terlalu dekat ke bagian wajah dan hidung bayi karena akan terasa menyengat. Jika hidung bayi tersumbat maka berikan aroma minyak kelapa sedikit ke bagian hidung bayi. Lakukan perlahan sehingga bayi Anda merasa lebih nyaman.

Manfaat minyak kelapa lainnya:

  1. Tidurkan bayi tegak di pundak dan dada Anda

Bayi yang pilek biasanya tidak bisa tidur dengan nyenyak. Sama seperti orang dewasa maka lendir pada hidung bisa menyumbat saluran pernafasan. Untuk membantu bayi bisa tidur dengan nyenyak maka tidurkan bayi dengan menyandarkan kepala pada bagian pundak atau dada Anda. Cara ini akan membantu tubuh bayi agak tegak ketika tidur dan bayi bisa bernafas dengan baik. Selain itu posisi ini juga bisa membantu mengeluarkan lendir yang menyumbat saluran pernafasan bayi bisa keluar secara alami. Langkah ini sangat baik untuk bayi terutama sesuai dengan perkembangan bayi 6 bulan dan membantu mengatasi gumoh pada bayi setelah minum susu.

  1. Minum probiotik untuk ibu menyusui

Bagi ibu yang memberikan ASI maka bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi secara alami. Sebuah konsep bahwa makanan yang dikonsumsi ibu menyusui juga bisa melintas ke ASI yang kemudian diminum oleh bayi. Ibu menyusui sebaiknya mengkonsumsi minuman sehat seperti probiotik. Probiotik sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan ibu juga membantu meredakan demam. Selain itu ibu menyusui juga harus mengkonsumsi makanan sehat lainnya. Probiotik juga termasuk makanan untuk mencegah cacat bayi cacat ketika ibu hamil dan sebagai obat sariawan untuk balita. (baca: manfaat yoghurt untuk ibu menyusui – manfaat yoghurt untuk ibu hamil)

  1. Berikan obat medis untuk bayi

Obat medis menjadi salah satu alternatif terakhir yang bisa Anda berikan,jika berbagai cara alami sudah tidak bisa mengobati pilek pada bayi. Tapi orang tua sebaiknya tidak memilih jenis obat pilek sendiri tanpa  resep dokter, karena ini bisa berbahaya untuk kesehatan bayi Anda. Berikut ini beberapa jenis obat medis yang sering diresepkan oleh dokter:

  • Obat acetaminophen : obat yang termasuk dalam tylenol dan panadola khusus untuk bayi.
  • Obat ibuprofen: yaitu jenis obat yang bisa mengatasi demam dan nyeri pada tubuh bayi yang pilek, termasuk seperti motrin dan Advil.
  • Obat antihistamin: yaitu jenis obat yang mengurangi peradangan dan gejala pilek yang terus memburuk seperti antihistamin dan dekongestan.

Sebaiknya orang tua tidak memberikan aspirin untuk bayi karena itu sangat terlarang dan bisa menyebabkan sindrom Reye yaitu penyakit yang membuat otak dan organ hati membengkak dan meningkatkan resiko kematian. Selain itu pemberian acetaminophen sebaiknya tidak diberikan terus menerus karena bisa menyebabkan hati dan ginjal mengalami keracunan. Jadi penting untuk mempertimbangkan penggunaan obat medis untuk bayi berdasarkan resep dokter.

Cara Mencegah Pilek pada Bayi

  1. Jika bayi Anda terkena beberapa gejala awal pilek maka usahakan langsung mencegah pilek itu dan membuat bayi menjadi lebih sehat. Anda bisa memberikan ASI, menidurkan bayi lebih lama dan membuat suasana lingkungan menjadi lebih sehat.
  2. Jika ada yang terkena pilek dan tinggal satu rumah dengan bayi maka cegah infeksi dengan menjauhkan bayi dari orang yang sudah sakit pilek.
  3. Biasakan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang tidur untuk bayi. Anda bisa mencoba untuk mencuci dan membersihkan selimut bayi secara teratur, mencuci botol minuman bayi secara teratur, dan membersihkan mainan bayi.
  4. Jika bayi Anda terkena demam maka segera lakukan cara mengobati demam alami pada bayi secepatnya.
  5. Biasakan untuk memberikan ASI atau susu formula secara teratur. Cara ini akan membiasakan bayi menerima cairan yang cukup sehingga tidak mudah terkena infeksi penyakit.
  6. Jika Anda atau anggota keluarga ingin mengasuh atau menyentuh bayi maka biasakan untuk mencuci tangan. Cara ini bisa membantu bayi tidak terkena infeksi dari orang dewasa.
  7. Perlakukan handuk dan pakaian bayi secara khusus seperti mencuci dalam tempat sendiri dan tidak mencampur dengan pakaian orang dewasa.

Jadi perawatan untuk pilek bayi bisa dilakukan secara alami atau obat medis ketika kondisi bayi sudah mulai menurun. Selain itu perawatan dan pencegahan pilek pada bayi lebih baik dilakukan sebelum bayi sakit.